• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Minggu, 21 Juni 2026
Jagratara
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM

Kelvin Aldo: Razia Moral Satpol PP Berpotensi Melampaui Batas

Tukang Publish by Tukang Publish
09/03/2026
in OPINI
0
Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bengkulu, Kelvin Aldo. (Foto:Yl)

Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bengkulu, Kelvin Aldo. (Foto:Yl)

PostTweetShareScan

JT.COM – Kebijakan razia hotel, kos-kosan, warung hingga pembubaran warga yang nongkrong di atas pukul 00.00 oleh Satpol PP Kota Bengkulu memicu polemik di tengah masyarakat.

Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bengkulu, Kelvin Aldo, menilai langkah tersebut perlu dikaji secara kritis agar tidak melampaui batas kewenangan aparat.

Baca juga

SANS Kota Bengkulu menggelar aksi sosial dengan mengunjungi Panti Asuhan Bumi Raflesia di Jalan Kesehatan I, Kelurahan Anggut Atas, Rabu (11/3/2026). (Foto:Yl)

SANS Bengkulu Gelar Buka Puasa Bersama Anak Panti

12/03/2026
Presiden Mahasiswa BEM KBM UNIB M. Ghifar Alfariszy. (Foto:Yl)

Presiden Mahasiswa UNIB Kecam OTT Bupati Rejang Lebong

11/03/2026

BEM Unihaz Soroti Polemik Porsi MBG, Minta Transparansi SPPG Bengkulu

08/03/2026

Menang Telak! Ghifar–Faizah Kantongi 3.225 Suara di PEMIRA UNIB 2026

04/03/2026

Kuasa Tanpa Etika di Ruang Privat

04/03/2026

Arogansi Kekuasaan di Arena Demokrasi Mahasiswa

28/02/2026

Menurut Kelvin, pemerintah daerah mungkin melihat razia tersebut sebagai upaya menjaga ketertiban dan moralitas publik. Namun pendekatan yang terlalu represif berpotensi menimbulkan persoalan baru.

“Ketertiban kota memang penting. Tetapi ketertiban tidak boleh dibangun dengan pendekatan simplistik yang masuk ke wilayah privat warga tanpa dasar hukum yang jelas,” ujar Kelvin, Minggu (8/3/2026).

Razia Moral Dinilai Berpotensi Stigmatisasi

Kelvin menilai razia hotel dan kos-kosan yang sering dilakukan Satpol PP kerap dipresentasikan sebagai upaya menjaga moral masyarakat.

Namun dalam praktiknya, razia tersebut dinilai dapat menimbulkan stigma sosial terhadap individu tertentu, terutama perempuan atau pasangan muda.

“Tidak sedikit warga yang diperiksa dan dipermalukan secara sosial, padahal belum tentu melakukan pelanggaran hukum,” katanya.

Pendapat Ahli Hukum Bengkulu

Kelvin juga meminta para praktisi hukum di Bengkulu untuk memberikan pandangan terhadap kebijakan razia tersebut.

Ia menyinggung pandangan salah satu pengacara Bengkulu, El Fahmi Lubis, yang pernah menulis tentang pentingnya keseimbangan antara pendekatan represif dan persuasif dalam penegakan aturan.

“Saya menunggu pandangan para senior pengacara di Bengkulu. Apakah mereka akan membenarkan langkah razia kos-kosan, hotel, dan pembubaran masyarakat setelah tengah malam,” ujarnya.

Pengawasan Negara Jangan Masuk Terlalu Jauh

Kelvin juga mengingatkan pentingnya membatasi kewenangan negara dalam mengawasi kehidupan privat masyarakat.

Ia mengutip pemikiran filsuf Prancis Michel Foucault yang menyebut pengawasan negara terhadap kehidupan sehari-hari warga dapat menjadi bentuk kontrol sosial yang kuat.

“Ketika aparat mulai masuk terlalu jauh ke ruang privat warga melalui razia moral, ada risiko negara melampaui batas kewenangannya,” jelas Kelvin.

Razia Dinilai Hanya Simbol Ketegasan

Kelvin menilai operasi malam hari dan pembubaran aktivitas nongkrong sering kali menjadi cara cepat bagi pemerintah untuk menunjukkan citra tegas di hadapan publik.

Namun pendekatan tersebut dinilai tidak menyentuh akar persoalan sosial di kota.

Dalam teori politik, fenomena ini sering disebut populisme moral, yaitu kebijakan yang terlihat keras secara simbolik tetapi tidak menyelesaikan masalah secara substansial.

Nongkrong Bukan Tindakan Kriminal

Kelvin juga menyoroti kebijakan pembubaran masyarakat yang nongkrong setelah tengah malam.

Menurutnya, aktivitas berkumpul di ruang publik bukanlah tindakan kriminal.

“Nongkrong, berdiskusi, atau berkumpul di ruang terbuka adalah bagian dari dinamika sosial masyarakat,” katanya.

Ia menilai minimnya ruang publik dan fasilitas kreatif bagi anak muda justru menjadi salah satu penyebab aktivitas nongkrong marak terjadi di Kota Bengkulu.

Penegakan Hukum Harus Proporsional

Kelvin menegaskan penanganan pelanggaran pidana bukanlah kewenangan utama Satpol PP.

Dalam sistem hukum Indonesia, penegakan hukum pidana merupakan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesiamelalui mekanisme penyelidikan dan penyidikan.

“Jika ada dugaan kejahatan seperti prostitusi atau narkotika, maka penanganannya harus melalui proses hukum oleh kepolisian,” jelasnya.

Bengkulu Butuh Kebijakan Kota yang Progresif

Kelvin berharap pemerintah Kota Bengkulu tidak hanya mengandalkan razia sebagai solusi menjaga ketertiban.

Menurutnya, pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang lebih progresif, seperti penataan ruang publik, penguatan aktivitas komunitas, serta penyediaan ruang kreatif bagi generasi muda.

“Ketertiban kota bukan soal seberapa sering razia dilakukan. Ketertiban adalah bagaimana pemerintah menciptakan kondisi sosial yang sehat dan manusiawi bagi warga,” tegas Kelvin.

Ia menambahkan, negara seharusnya hadir sebagai pelindung masyarakat, bukan sebagai pengawas kehidupan pribadi warga. (Yl)

Tags: Bengkulu
Previous Post

PKPS Penarik Santuni 13 Anak Yatim di Buka Puasa Ramadan

Next Post

Soal Hukum dan Pemprov Jambi, Pengamat: Biarkan Perangkat Hukum Bekerja, Waspada Penggiringan Opini

Artikel lainnya

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Jambi dan Ketahanan Pangan: Dari Ketergantungan Menuju Kekuatan Strategis Sumatera

by Redaksi
20/04/2026
Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Mengejar Asa: Menjadikan Jambi Memiliki Peran Strategis di Sumatera

by Redaksi
15/04/2026
Prof. Mukhtar Latif (dok. Penulis)
OPINI

Kebijakan Hilirisasi: Keputusan Cerdas Akselerasi Pembangunan Daerah

by Redaksi
08/04/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

Dari Penataan Menuju Validasi: Menguji Desain Fiskal Daerah

by Redaksi
02/04/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

Menimbang Kembali Desain Fiskal Daerah dalam Arsitektur UU HKPD

by Redaksi
01/04/2026
Nanda Herlambang, S.H., M.H. (Dok. Penulis)
OPINI

Al Haris Tunjukkan Kepemimpinan Inovatif di Tengah Krisis Global dan Tekanan Fiskal Daerah

by Redaksi
01/04/2026
Next Post
Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Dr. Dedek Kusnadi, S.Sos., M.Si., MM (ok. Pribadi)

Soal Hukum dan Pemprov Jambi, Pengamat: Biarkan Perangkat Hukum Bekerja, Waspada Penggiringan Opini

Danrem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Nyamin berjabat tangan dengan Bupati Bungo H. Dedy Putra saat kegiatan Safari Ramadhan di Rumah Dinas Bupati Bungo, Minggu (8/3/2026).(Dok/Penrem 042/Gapu)

Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah, Danrem 042/Gapu Safari Ramadhan ke Bungo

Komunitas Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) Jambi berfoto bersama saat kegiatan touring Ramadan, berbagi takjil, dan buka puasa bersama di Yamaha Flagship Jambi, Minggu (8/3/2026). (Dok. Daus)

YRFI Jambi Gelar Touring, Berbagi Takjil, dan Buka Puasa Bersama di Kota Jambi

Anggota DPR RI Komisi XII Syarif Fasha bersama jajaran SKK Migas dan manajemen Pertamina Hulu Rokan Zona 1 mengikuti pertemuan dengan manajemen Pertamina EP Jambi Field di Kantor Field Manager Jambi, Kenali Asam, Kota Jambi, Jumat (6/3/2026). (Dok. FJM)

Syarif Fasha Apresiasi Kinerja Pertamina EP Jambi dalam Peningkatan Produksi Migas

Gerbang Tol Bayung Lencir di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi, bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Dok. Humas HK)

Hutama Karya Terapkan Pembatasan Angkutan Barang di Sejumlah Ruas JTTS Selama Mudik Lebaran 2026

Discussion about this post

Iklan

Populer

  • Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris menyerahkan draf buku Pantun Melayu Jambi kepada Gubernur Jambi Al Haris pada acara pencanangan Gerakan Jambi Berpantun yang berhasil meraih Rekor MURI. (Dok. Erit- Kominfo)

    Inisiatif TP PKK Jambi, Gerakan Berpantun Pecahkan Rekor MURI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Keagungan Melayu Warnai Peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abdul Rahman Buka Suara Dugaan Penganiayaan Prof Wahyu: Ini Proses Akademik, Bukan Konflik Pribadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Pungli Dana KIP Kuliah Rp100 Juta, Integritas Akademik UNIB Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Boleh Rangkap Jabatan, P3K di Desa Kerinci Diminta Tentukan Pilihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuasa Tanpa Etika di Ruang Privat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hesti Haris Gelar Sosialisasi Baca Al-Qur’an Praktis di Rumah Al-Qur’an Kanza Al-Mira

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pekerja SPBU Tebeng Laporkan Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Disnaker Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri untuk Masyarakat: Polresta Jambi Bedah Rumah di Dua Kecamatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Jabat Dandim 0415 Jambi, Ini Profil Letkol Inf Putra Negara, S.H.,M.Han

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

JL.H Mochtar, Lr. Tulip, NO 56, RT 70, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Kode Pos 36129
Email : redaksijagratara@gmail.com
Phone / WA : 082229161728

Copyright© 2026 Jagratara
Developed by - APM

No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN