JT.COM – Imlek 2026 di seluruh vihara dan kelenteng yang berada di wilayah hukum Polda Jambi. Pengamanan dilakukan guna memastikan rangkaian perayaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, terutama pada periode libur panjang (long weekend).
Pengamanan tersebut diawali dengan pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Personel disiagakan melalui patroli serta pengamanan terbuka dan tertutup di lokasi-lokasi ibadah dan titik keramaian.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan, total personel yang disiapkan mencapai 900 orang. Rinciannya, Polda Jambi menurunkan 200 personel, Polresta Jambi 460 personel, Polres Muaro Jambi 70 personel, Polres Tanjung Jabung Barat 100 personel, Polres Bungo 35 personel, dan Polres Sarolangun 35 personel.
“Polda Jambi bersama jajaran telah menyiapkan pengamanan secara maksimal untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Imlek 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Erlan Munaji dalam keterangannya.
Menurutnya, pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada umat yang merayakan Imlek sekaligus menjaga situasi kamtibmas selama libur panjang. KRYD difokuskan pada titik-titik rawan, pusat keramaian, serta jalur lalu lintas utama.
Pada puncak perayaan Imlek, aparat juga akan melakukan sterilisasi lokasi ibadah, meningkatkan patroli, serta melaksanakan pengamanan stasioner di seluruh vihara dan kelenteng. Selain itu, pengaturan dan pengendalian arus lalu lintas (rolakhir) disiapkan untuk mengantisipasi potensi kemacetan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.
“Dengan langkah pengamanan terpadu ini, kami berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Jambi selama perayaan Imlek dan long weekend tetap aman dan kondusif,” tegasnya. Nhr)
















Discussion about this post