JT.COM – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi mulai menyusun langkah pembangunan organisasi pascapergantian kepemimpinan.
Ketua Kwarcab terpilih, Kemas Faried Alfarelly, memaparkan program dan kebijakan yang tengah dijalankan sejak dirinya dipercaya memimpin melalui Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) pada 15 Maret 2025. Ia menggantikan pimpinan sebelumnya yang telah menjabat sebagai Wali Kota Jambi.
Faried menilai masa kepengurusan saat ini berada pada fase pembenahan awal. Karena itu, setiap perubahan harus diikuti dengan tindakan nyata.
“Perubahan tak mungkin ditolerir jika kami tidak berbuat. Terlebih untuk membina karakter generasi muda menuju kader pemimpin 2045 sesuai Arah Kebijakan Gerakan Pramuka 2014–2045,” ujarnya.
Kwarcab Kota Jambi telah melaksanakan sejumlah kegiatan pembinaan, di antaranya Apel Serentak sebagai kampanye anti genk motor dan anti judi daring. Gerakan ini dipimpin Wakil Wali Kota Jambi sebagai Waka Mabicab dan dikukuhkan oleh Wali Kota Jambi selaku Kamabicab.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga ditetapkan sebagai “Duta Prabertuah Tanah Pilih”, ikon baru kampanye anti narkoba di Kota Jambi.
Selain itu, rangkaian Semarak Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 menghadirkan beragam kegiatan pendidikan karakter seperti karnaval, gerak jalan indah, serta lomba ketangkasan baris-berbaris, pionering, mural, dan lomba kostum bertema Reduce, Reuse, Recycle (3R) untuk Pramuka Siaga.
Dalam upaya modernisasi tata kelola, Kwarcab kini menerapkan transaksi nontunai, kutipan pajak dalam setiap transaksi, dan pengurangan penggunaan kertas melalui surat elektronik berbasis aplikasi Sipadek milik Pemerintah Kota Jambi.
Kwarcab juga telah menyelenggarakan Jambore Ranting. Sementara Jambore Cabang dijadwalkan pada 25–29 November 2025
Untuk mendukung operasional, Kwarcab Kota Jambi menerima hibah dari Pemerintah Kota Jambi sebesar Rp900 juta. Aset organisasi mencakup gedung dan lahan pinjam pakai milik Pemprov Jambi, dua mobil dinas, 14 sepeda motor operasional 11 di antaranya dipinjamkan ke Kwarran serta satu unit kendaraan bantuan Kwarda Jambi.
Pendataan dan pembuatan KTA Nasional juga dilakukan secara masif. Hingga saat ini, tercatat 39.792 KTA telah terbit.
Faried menegaskan pentingnya koordinasi antara Kwarcab dan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) yang terdiri dari unsur Forkompimda dan OPD. Sinergi tersebut diperlukan untuk memastikan kelancaran setiap kegiatan kepanduan di Kota Jambi.
Ia juga menyoroti target pencapaian 2.085 Pramuka Garuda Simpatik Kwarda Jambi. Pada kunjungan Ka Kwarnas, Kwarcab menghadirkan sejumlah anggota Pramuka Garuda Siaga dan Penggalang sebagai bentuk dukungan.
Faried optimistis langkah-langkah pembinaan karakter, penguatan digitalisasi, serta kampanye isu sosial dapat mendorong lahirnya kader pemimpin masa depan dari Kota Jambi.
“Dengan semangat Bertuah Tanah Pilih, kami terus bergerak dan berbenah untuk mencetak generasi Pramuka berkualitas,” tegasnya. (Stp)
















Discussion about this post