JT.COM – Sebanyak 125 atlet dari 11 pengurus cabang (pengcab) Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) se-Provinsi Jambi mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Angkat Berat 2025 yang digelar pada 19–21 November 2025 di Gedung Angkat Berat dan Besi, Kota Baru, Kota Jambi.
Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, mengatakan Kejurprov ini menjadi ajang penting untuk menjaring atlet-atlet potensial yang akan membawa nama Jambi di berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Saya berharap hasil dari Kejurprov ini dapat melahirkan atlet angkat berat berprestasi dan potensial. Dalam jangka pendek, mereka bisa memperkuat Jambi di PON 2028, dan dalam jangka panjang menjadi bibit muda untuk enam hingga delapan tahun ke depan,” ujar Mat Sanusi di Jambi, Rabu (19/11/2025).
Kejurprov angkat berat ini, lanjutnya, menjadi sarana pembinaan dan regenerasi atlet di tingkat daerah. Hasil kejuaraan akan menjadi dasar bagi masing-masing pengcab untuk melakukan pembinaan lanjutan di kabupaten dan kota.
Jambi, menurut Mat Sanusi, memiliki sejarah prestasi yang baik di cabang olahraga angkat berat. Pada PON 2000 di Papua dan PON 2024 di Aceh–Sumatera Utara, lifter asal Jambi berhasil mempersembahkan medali perak dan perunggu. Kejurprov kali ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengembalikan kejayaan tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Pabersi Jambi, Ali Fikri, menyampaikan optimismenya terhadap potensi atlet Jambi. Ia menegaskan, Kejurprov menjadi momentum penting untuk menemukan dan membina lifter muda asli daerah.
“Kami siap melahirkan atlet berprestasi untuk Jambi. Kami juga berharap dukungan dari KONI Provinsi, pengurus kabupaten dan kota, serta seluruh pengcab agar bersama-sama membina atlet hingga mencapai prestasi nasional maupun internasional,” kata Ali Fikri.
Ali menambahkan, Kejurprov yang diselenggarakan rutin setiap tahun ini menjadi ajang seleksi bagi atlet terbaik yang akan dibina menghadapi kejuaraan tingkat nasional mendatang.
Kejurprov tahun ini mempertandingkan 18 kelas masing-masing 9 kelas putra dan 9 kelas putri. Kelas putri meliputi: 43 kg, 47 kg, 52 kg, 57 kg, 63 kg, 69 kg, 76 kg, 84 kg, dan +84 kg. Kelas putra meliputi: 53 kg, 59 kg, 66 kg, 74 kg, 84 kg, 93 kg, 105 kg, 120 kg, dan +120 kg.
Selama tiga hari pelaksanaan, para lifter dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi bersaing untuk menjadi yang terbaik dan berpeluang dipilih mewakili daerah ke ajang nasional.
“Melalui kejuaraan ini kami ingin memastikan bahwa atlet Jambi tidak hanya memiliki kekuatan fisik, tetapi juga semangat juang dan mental kompetitif yang tinggi,” tambah Ali Fikri.
Kejurprov Angkat Berat Jambi 2025 diharapkan menjadi batu loncatan bagi atlet daerah untuk menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Dengan dukungan pembinaan berkelanjutan dari Pabersi, KONI, dan pemerintah daerah, Jambi menargetkan dapat kembali mengukir prestasi gemilang di PON 2028 dan even kejuaraan Asia berikutnya. (Us)
















Discussion about this post