JT.COM – Proyek pembangunan ulang Jembatan Sari Bakti di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan November 2025, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 95 persen dan diperkirakan selesai dalam waktu dekat.
Jembatan tersebut merupakan penghubung vital antara kawasan Mayang dan Simpang Rimbo. Karena itu, percepatan pekerjaan terus dilakukan agar fasilitas itu dapat segera kembali digunakan masyarakat.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Jambi, Agustiawan Harmain, menyampaikan bahwa jembatan diproyeksikan dapat difungsikan kembali pada awal atau pertengahan Desember.
“Progresnya sudah mencapai 95 persen. Insya Allah awal atau pertengahan Desember sudah bisa digunakan, bahkan kemungkinan bisa lebih cepat,” ujarnya. Rabu (19/11/2025).
Progres terbaru ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan capaian pada September lalu yang masih berada di angka 60 persen.
Agustiawan menjelaskan beberapa tahapan penting telah rampung, di antaranya pembangunan pondasi bawah jembatan serta pemasangan kerangka besi dengan material berkualitas tinggi.
Pada konstruksi baru tersebut, terdapat sejumlah perubahan desain. Panjang jembatan ditingkatkan dari 13 meter menjadi 20 meter, sedangkan lebar jembatan diperluas menjadi 12 meter.
Penyesuaian ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat dan bertambahnya volume kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
Pemerintah Kota Jambi berharap beroperasinya kembali Jembatan Sari Bakti dapat meningkatkan konektivitas antarkawasan, memperlancar arus transportasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Dengan progres pembangunan yang telah mendekati 100 persen, masyarakat kini menantikan rampungnya jembatan yang menjadi salah satu jalur penting di Kota Jambi. (Stp)
















Discussion about this post