JT.COM – Karateka muda asal Jambi, Novisa Irni Salim, gagal mempersembahkan medali emas di nomor kata perorangan putri pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 setelah kalah tipis dari atlet senior asal Banten, Marzella Sekar Damayant.
Pertandingan final berlangsung di Arena A2 GOR Djarum, Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (23/10/2025). Dalam duel penentuan tersebut, Novisa yang masih berusia 16 tahun harus mengakui keunggulan Marzella dengan skor 40,5 – 40,7.
Wakil Ketua Kontingen Jambi, Irmawati, mengatakan bahwa meski gagal meraih emas, penampilan Novisa patut diapresiasi karena sudah menunjukkan performa terbaik.
“Novisa sudah tampil maksimal dan harus mengakui keunggulan seniornya yang kebetulan juga berasal dari perguruan yang sama. Kami tetap berterima kasih atas perjuangan dan prestasi yang telah ia torehkan,” ujar Irmawati usai pertandingan.
Novisa melaju ke babak final setelah menyingkirkan dua lawan tangguh pada babak penyisihan dan semifinal. Pada laga semifinal, ia berhasil mengalahkan atlet asal Sulawesi Selatan, Renata Glory, yang akhirnya harus puas dengan medali perunggu.
Selain Novisa, karateka putra asal Jambi, Naufal Putra Diandra, turut menyumbangkan medali perunggu pada nomor berbeda, menambah raihan medali bagi kontingen Jambi di ajang ini.
Hingga Kamis (23/10/2025), kontingen Provinsi Jambi masih berada di peringkat ke-23 klasemen sementara PON Bela Diri 2025 dengan perolehan total enam medali perak dan lima medali perunggu.
Irmawati menambahkan bahwa pihaknya masih menaruh harapan pada beberapa cabang olahraga lain untuk mempersembahkan emas bagi Jambi.
“Kami masih berharap dari cabang karate dan wushu untuk bisa menyumbangkan medali emas pada PON Bela Diri di Kudus ini,” ujarnya optimistis.
Meski belum berhasil membawa pulang medali emas, perjuangan para atlet muda seperti Novisa dinilai menjadi modal berharga untuk masa depan olahraga bela diri di Jambi. (Us)
















Discussion about this post