JT.COM – PT Sari Aditya Loka (SAL) meningkatkan pendampingan terhadap komunitas Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Sarolangun, Jambi, melalui program kesehatan dan pendidikan. Sepanjang 2025, perusahaan mengembangkan layanan dasar untuk menjangkau masyarakat adat di wilayah terpencil.
Program tersebut difokuskan pada peningkatan akses layanan kesehatan dan pendidikan yang selama ini masih terbatas di kawasan komunitas SAD. PT SAL membina enam posyandu khusus serta menjangkau 241 kepala keluarga melalui layanan kesehatan keliling dan dukungan ambulans.
Upaya ini diarahkan untuk mendukung pencegahan stunting serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Selain itu, perusahaan juga berupaya menekan penyebaran penyakit menular melalui intervensi kesehatan yang berkelanjutan.
Pendekatan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada pelayanan langsung, tetapi juga penguatan kapasitas kader kesehatan lokal. Program pembinaan posyandu, pemberian makanan tambahan, serta kolaborasi dengan puskesmas dilakukan secara terstruktur agar manfaatnya dapat dirasakan secara konsisten.
Asisten Sustainability PT SAL, Slamet Riyadi, mengatakan program tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah daerah.
“Perusahaan mendapat penghargaan dari Kabupaten Merangin serta piagam Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dari BKKBN Provinsi Jambi atas kontribusi yang diberikan,” ujarnya.
Di bidang pendidikan, PT SAL membina 13 sekolah dengan total 412 siswa dari komunitas SAD. Perusahaan juga menyediakan fasilitas Wisma Madu Rimbo sebagai tempat tinggal bagi pelajar agar dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang menengah.
Selain penyediaan tempat tinggal, dukungan terhadap tenaga pendidik dan fasilitas belajar juga menjadi bagian dari program tersebut. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi sekolah serta memperluas akses pendidikan bagi anak-anak SAD.
Program ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda komunitas adat untuk meningkatkan kualitas hidup. Keterlibatan dunia usaha dinilai berperan dalam mendukung pemerataan layanan dasar serta penguatan sumber daya manusia di wilayah terpencil. (Stp)
















Discussion about this post