JT.COM – Warga Kelurahan Sulanjana, Kecamatan Jambi Timur, digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria yang tewas gantung diri di dalam rumahnya, Senin malam (27/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.
Korban diketahui bernama Ridho (28), warga setempat. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh tetangga yang curiga karena korban tidak keluar rumah sejak sore hari. Saat diperiksa, Ridho ditemukan sudah tidak bernyawa.
Peristiwa itu sontak menarik perhatian warga sekitar. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Kapolsek Jambi Timur membenarkan adanya kejadian tersebut. “Benar, kami menerima laporan warga terkait temuan seorang pria meninggal dunia dengan cara gantung diri. Petugas sudah melakukan olah TKP dan mengamankan surat yang diduga ditulis korban sebelum mengakhiri hidupnya,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan secari kertas bertinta hitam yang diduga merupakan pesan terakhir korban. Dalam surat itu, Ridho menuliskan permintaan maaf kepada keluarga dan teman-temannya serta menitipkan pesan agar jenazahnya diurus oleh seseorang bernama Pak Budi.
Berikut isi surat yang ditemukan di lokasi:
“Aku minta maaf untuk semuanya, sudah menyusahkan kalian. Tolong bayar hutang aku, Yu. Aku tidak berguna, tidak bisa jadi panutan yang baik. Untuk Pak Budi, tolong urusi jenazah aku. Tolong hubungi Bang Fery, Pak Budi. Cukup makamkan selayaknya, tidak usah ditahlilkan. Tolong, Pak Budi. Maaf merepotkan. HP tidak terkunci, telepon Bang Feri.”
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan motif di balik tindakan korban. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Raden Mattaher Jambi untuk dilakukan visum.
Peristiwa tragis ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Sejumlah warga menyebut korban dikenal sebagai pribadi pendiam dan jarang bersosialisasi dalam beberapa waktu terakhir. (Nhr)
















Discussion about this post