JT.COM – Warga Suku Anak Dalam (SAD) yang sempat dilaporkan hilang usai bentrokan dengan pihak keamanan PT Sari Aditya Loka (SAL) di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.
Korban ditemukan pada proses pencarian yang dilakukan aparat gabungan di Desa Tanah Abang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, setelah sebelumnya dinyatakan hilang pascakejadian.
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengatakan pencarian dilakukan melalui koordinasi intensif antara kepolisian dan komunitas SAD.
“Setelah dilakukan penelusuran dan koordinasi intensif antara aparat kepolisian dan pihak komunitas SAD, warga tersebut akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Erlan dalam keterangan resminya.
Sejak awal kejadian, Polres Sarolangun langsung melakukan langkah cepat, mulai dari pengumpulan bahan keterangan, koordinasi dengan tokoh adat, hingga operasi pencarian terpadu di lapangan.
Dalam upaya tersebut, aparat menggelar apel konsolidasi untuk menyusun strategi pencarian dan pengamanan. Personel Brimob dan TNI ditempatkan di wilayah Inti 2, sementara Satsamapta dan Satlantas disiagakan di Inti 1. Personel Polres dan Polsek juga ditempatkan di Simpang Kalingga untuk menjaga stabilitas keamanan.
Selain itu, tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, BPBD, dan pemadam kebakaran turut melakukan pencarian menggunakan perahu karet di sejumlah titik yang sulit dijangkau.
Di sisi lain, pendekatan persuasif juga dilakukan kepada masyarakat adat. Sat Intelkam Polres Sarolangun berkoordinasi dengan Temenggung SAD, Nangkus, guna menjaga situasi tetap kondusif.
“Pendekatan persuasif terus dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan serta membangun kepercayaan antara masyarakat adat dan aparat,” kata Erlan.
Polisi juga menindaklanjuti informasi yang beredar terkait dugaan rencana penyerangan lanjutan. Namun, setelah dilakukan klarifikasi dengan tokoh adat, informasi tersebut dipastikan tidak benar.
Saat ini, situasi di wilayah PT SAL berangsur kondusif dan aktivitas masyarakat mulai kembali normal. Meski demikian, aparat keamanan masih disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan.
Erlan menegaskan, kepolisian akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pihak guna menjaga keamanan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” ujarnya. (Nhr)
















Discussion about this post