JT.COM – Polda Jambi melalui Biro Logistik menyerahkan kendaraan dinas Pamapta kepada Polresta Jambi untuk mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Rabu (4/3/2026).
Penyerahan berlangsung di Lapangan Hijau Mapolresta Jambi dan dipimpin langsung Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali.
Kegiatan diawali dengan apel bersama, dilanjutkan penandatanganan berita acara dan penyerahan simbolis kendaraan dinas dari Biro Logistik kepada Polresta Jambi.
Acara tersebut dihadiri Kapolresta Jambi, Karo Log Polda Jambi, Ka Yanma Polda Jambi, Dir Samapta Polda Jambi, Kabid Propam Polda Jambi, Wakapolresta Jambi, serta pejabat utama dan personel Polresta Jambi.
Dalam arahannya, Brigjen Pol. B. Ali menegaskan peran Samapta sebagai koordinator piket fungsi dalam pelaksanaan tugas operasional di lapangan.
“Pamapta selaku koordinator piket fungsi harus mampu mengoordinasikan seluruh pelaksanaan kegiatan operasional dengan baik, sehingga setiap situasi dapat diantisipasi secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya respons optimal terhadap laporan masyarakat melalui layanan darurat 110.
“Call center 110 harus direspons dengan baik. Setiap laporan masyarakat adalah bentuk kepercayaan kepada Polri yang wajib ditindaklanjuti secara profesional,” kata dia.
Selain itu, Wakapolda mengingatkan agar pengawasan dan pengecekan tahanan dilakukan secara berkala untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Ia juga meminta seluruh personel menjaga dan merawat kendaraan dinas yang telah diserahkan.
“Kendaraan dinas yang diserahkan agar dirawat dan digunakan sebaik mungkin sebagai sarana pendukung tugas dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyatakan bahwa penyerahan kendaraan dinas tersebut merupakan bagian dari dukungan pimpinan terhadap optimalisasi tugas operasional di wilayah hukum Polresta Jambi.
“Penyerahan kendaraan dinas Pamapta ini merupakan upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan mobilitas personel di lapangan. Dengan sarana yang memadai, respons terhadap gangguan kamtibmas dan laporan masyarakat diharapkan lebih cepat dan efektif,” ujar Erlan.
Ia menambahkan, dukungan logistik harus diiringi peningkatan disiplin dan profesionalisme anggota dalam menjalankan tugas pelayanan publik. (Nhr)
















Discussion about this post