JT.COM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur mencatat kinerja positif dalam pengelolaan keuangan daerah sepanjang tahun anggaran 2025.
Hingga akhir Oktober, rumah sakit milik pemerintah daerah ini berhasil membukukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp705 juta, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp665 juta.
Capaian tersebut menunjukkan peningkatan efektivitas manajemen layanan kesehatan sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Kaur.
Direktur RSUD Kaur, dr. Ahmad Mufti Herdiawansyah, menyebut keberhasilan ini lahir dari kerja kolektif seluruh jajaran rumah sakit.
“Capaian PAD ini merupakan hasil kerja keras tim, mulai dari tenaga medis, paramedis, hingga staf pendukung. Kami bersyukur target yang ditetapkan bisa terlampaui,” ujar dr. Ahmad Mufti Herdiawansyah, Kamis (11/12/2025).
Ia menjelaskan, peningkatan pendapatan rumah sakit berjalan seiring dengan pembenahan sistem pelayanan, efisiensi pengelolaan, serta peningkatan mutu layanan kepada pasien.
Menurutnya, rumah sakit tidak hanya berorientasi pada pendapatan, tetapi juga pada kepuasan dan keselamatan pasien.
“Kami terus mendorong peningkatan pendapatan tanpa mengorbankan kualitas layanan kesehatan. Prinsip kami, pelayanan yang baik akan berbanding lurus dengan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.
RSUD Kaur, kata dia, berkomitmen mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kaur dalam mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan bahagia.
Rumah sakit akan terus memperkuat pelayanan kesehatan dasar maupun rujukan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami ingin RSUD Kaur menjadi fasilitas kesehatan yang andal dan dekat dengan masyarakat. Ke depan, kami akan terus berbenah agar pelayanan semakin optimal dan kontribusi terhadap daerah terus meningkat,” pungkas dr. Ahmad Mufti Herdiawansyah. (Supratman)
















Discussion about this post