• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Selasa, 23 Juni 2026
Jagratara
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM

Saat Semua Orang Bisa Siaran: Mampukah Media Konvensional Tetap Relevan?

Redaksi by Redaksi
25/05/2025
in OPINI
0
Dok. Penulis

Dok. Penulis

PostTweetShareScan

Oleh: Herri Novealdi

Di tengah maraknya live TikTok, ledakan konten digital, dan tumbuhnya aktivisme di ruang maya, media massa konvensional menghadapi pertanyaan besar: masihkah ia relevan dan dipercaya?

Baca juga

Wakabaintelkam Polri Nanang Rudi Supriatna mengumumkan pembentukan satgas, di Bareskrim Polri, Senin (20/4/2026). (Foto:yola)

Polri–Kementerian Haji Bentuk Satgas, Haji Ilegal Disikat

20/04/2026
Tim penyidik Kejati Jambi mengawal tersangaka dugaan korupsi pengadaan lahan jalan akses Pelabuhan Ujung Jabung di Gedung Kejati Jambi, Senin (20/4/2026). (Dok. Nahar)

Dugaan Korupsi Lahan Pelabuhan Ujung Jabung, 5 Saksi Diperiksa Kejati Jambi

20/04/2026

Dies Natalis ke-63 UNJA, Mahfud MD Dijadwalkan Jadi Pembicara Utama

20/04/2026

Empat Lifter Jambi Sabet 5 Emas di Kejurnas Angkat Besi Bandung 2026

20/04/2026

Polri–PBB Perkuat Misi Damai, Keselamatan Personel Jadi Prioritas

20/04/2026

Antisipasi Gangguan Malam Hari, Polres Tanjab Timur Laksanakan Patroli Blue Light

20/04/2026

Jika dulu media menjadi satu-satunya pengendali wacana, kini ruang itu sedang direbut publik sendiri. Siapa pun bisa live, menyampaikan pendapat, bahkan membongkar ketimpangan sosial hanya dari ponsel di genggaman tangan.

Tren ini tak bisa diremehkan. Tak juga mesti langsung di pandang secara negatif. Menurut data We Are Social pada awal tahun 2025, jumlah pengguna internet Indonesia diprediksi mencapai 212 juta dari total populasi 285 juta jiwa. Terjadi peningkatan jumlah sebesar 8,7 persen dari periode yang sama pada tahun lalu.

Beberapa faktor kunci berkontribusi pada pertumbuhan pesat TikTok di Indonesia, salah satunya adalah penetrasi internet dan smartphone yang semakin luas. Faktor lainnya adalah popularitas fitur-fitur interaktif seperti live streaming, duet, dan tantangan, yang mendorong partisipasi pengguna dan menciptakan komunitas yang aktif. Selain itu, kemudahan dalam pembuatan konten video pendek dan tersedianya berbagai filter dan efek pun menjadi daya tarik tersendiri.

Akademisi Beri Pandangan, Regulasi Menjadi Penentu
Belakangan fitur live streaming bukan lagi sekadar hiburan, tapi telah berevolusi menjadi medium ekspresi, advokasi, bahkan jurnalisme warga. Banyak aktivis, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga kini rutin berdiskusi soal politik, pendidikan, atau HAM lewat media sosial. Demokratisasi informasi benar-benar terjadi, tapi juga membawa tantangan serius bagi media arus utama.

Meningkatnya kebebasan berekspresi di media sosial adalah kabar baik bagi demokrasi, namun bisa menjadi kabar buruk jika tak diimbangi dengan literasi digital. Konten viral lebih banyak menarik atensi publik. Di sinilah media massa harus hadir: bukan sebagai pesaing, tetapi sebagai penyeimbang dan penjaga akurasi informasi.

Walaupun kini terdapat sejumlah media massa konvensional yang masih punya nama besar, tetap dipercaya dan menjadi rujukan, secara umum media massa konvensional tidak bisa lagi hanya mengandalkan sejarah dan nama besar semata. Ia harus kembali menjadi jurnalisme yang bernyawa: berpihak pada publik, akurat dalam menyampaikan fakta, dan konsisten dalam menjaga etika.

Di tengah banjir informasi, masyarakat membutuhkan rambu yang hadir dari berbagai sajian informasi, bersumber dari karya jurnalistik yang berkualitas.

Prinsip jurnalisme konstruktif yang tak hanya mengungkap masalah tapi juga memberi konteks dan solusi harus dihidupkan. Fakta tidak cukup; fakta perlu dijelaskan, dipertanyakan, dan diberi makna. Itulah nilai tambah media dibanding konten live streaming di media sosial yang serba spontan dan kadang tanpa filter etika.

Media juga perlu selalu menjaga hubungannya dengan publik. Jangan hanya memposisikan pembaca sebagai konsumen pasif. Libatkan mereka dalam proses jurnalisme. Dengarkan keluhannya, jawab komentarnya, buka kanal interaksi langsung. Jurnalisme komunitas bukan sekadar tren, tapi kebutuhan zaman.

Aktivisme digital yang berkembang pesat, termasuk lewat petisi online, live streaming, dan diskusi terbuka di ruang publik ritual menunjukkan bahwa masyarakat rindu pada media yang mau mendengar, bukan hanya memberitahu. Mengintegrasikan aspirasi digital ke dalam ruang redaksi adalah langkah penting untuk menjaga relevansi.

Tentu media tidak harus mengejar viralitas dengan ikut joget di TikTok. Tapi media bisa memanfaatkan platform itu dengan gaya sendiri: menyampaikan berita dalam format yang khas, visual, tapi tetap jurnalis. Adaptasi bukan berarti mengorbankan integritas.

Model bisnis pun harus disesuaikan. Di tengah dominasi iklan digital oleh raksasa seperti Google dan Meta, media perlu berinovasi: dari model langganan, donasi pembaca, kolaborasi jurnalisme publik, hingga cara kreatif lain. Yang penting, jangan menjual kepercayaan hanya demi klik.

Media sosial memberi ruang ekspresi, tapi media massa seharusnya memberi arah. Jika media konvensional mampu merespons tren live TikTok, memahami semangat kebebasan berekspresi, dan bersinergi dengan aktivisme digital, maka ia tidak akan tergilas zaman.

Kepercayaan memang tidak diwariskan. Ia harus diperjuangkan dengan ketekunan, kejujuran, dan kehadiran yang konsisten. Ketika suara rakyat membanjiri ruang digital, jurnalisme bernyawa tak hanya mencatat, tapi turut berdiri dan bersuara untuk yang tak terdengar.

Dan itulah pekerjaan rumah besar bagi media massa hari ini.

Previous Post

RS Erni Medika Tegaskan Penanganan Pasien Kecelakaan Sudah Sesuai Aturan

Next Post

BNN RI Ungkap Penyelundupan Sabu Terbesar Sepanjang Sejarah

Artikel lainnya

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Jambi dan Ketahanan Pangan: Dari Ketergantungan Menuju Kekuatan Strategis Sumatera

by Redaksi
20/04/2026
Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Mengejar Asa: Menjadikan Jambi Memiliki Peran Strategis di Sumatera

by Redaksi
15/04/2026
Prof. Mukhtar Latif (dok. Penulis)
OPINI

Kebijakan Hilirisasi: Keputusan Cerdas Akselerasi Pembangunan Daerah

by Redaksi
08/04/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

Dari Penataan Menuju Validasi: Menguji Desain Fiskal Daerah

by Redaksi
02/04/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

Menimbang Kembali Desain Fiskal Daerah dalam Arsitektur UU HKPD

by Redaksi
01/04/2026
Nanda Herlambang, S.H., M.H. (Dok. Penulis)
OPINI

Al Haris Tunjukkan Kepemimpinan Inovatif di Tengah Krisis Global dan Tekanan Fiskal Daerah

by Redaksi
01/04/2026
Next Post
Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom (kiri) bersama pejabat gabungan dari Bea Cukai, TNI AL, dan Polri saat memeriksa puluhan dus berisi sabu di kapal MT Sea Dragon Tarawa di Dermaga Bea Cukai Batam, Rabu (21/5/2025). (Dok, Humas BNN RI)

BNN RI Ungkap Penyelundupan Sabu Terbesar Sepanjang Sejarah

Rumah kontrakan sederhana yang dulu pernah ditinggali Al Haris saat awal merantau ke Kota Jambi pada 1992. (Dok. SS akun Instagram @alharisjambi)

Al Haris Kenang Rumah Kontrakan Pertama Kali Merantau ke Jambi

Warga mengevakuasi jasad Saputra Almanda, remaja 14 tahun yang tewas tragis akibat serangan buaya di Desa Air Hitam Laut, Sabtu malam (24/5/2025). (Foto: akun isntagram @jambisharing)

Setelah Hilang Diterkam Buaya, Jasad SA Ditemukan pada Malam Hari

Seorang prajurit Satgas Yonif 700/WYC dari Pos Kout Sinak membagikan makanan ringan kepada anak-anak di Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Papua, dalam kegiatan anjangsana sosial. (Dok. Pen Satgas Yonif 700/WYC)

Pelukan Hangat TNI di Pedalaman Sinak, Hadir Membawa Senyum untuk Anak Negeri

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan penjelasan dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta, Jumat (23/5/2025). (Dok. kemenkeu.go.id)

Pemerintah Percepat Realisasi Program Makan Bergizi Gratis, 3,9 Juta Warga Telah Terlayani

Discussion about this post

Iklan

Populer

  • Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris menyerahkan draf buku Pantun Melayu Jambi kepada Gubernur Jambi Al Haris pada acara pencanangan Gerakan Jambi Berpantun yang berhasil meraih Rekor MURI. (Dok. Erit- Kominfo)

    Inisiatif TP PKK Jambi, Gerakan Berpantun Pecahkan Rekor MURI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Keagungan Melayu Warnai Peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abdul Rahman Buka Suara Dugaan Penganiayaan Prof Wahyu: Ini Proses Akademik, Bukan Konflik Pribadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Pungli Dana KIP Kuliah Rp100 Juta, Integritas Akademik UNIB Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Boleh Rangkap Jabatan, P3K di Desa Kerinci Diminta Tentukan Pilihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuasa Tanpa Etika di Ruang Privat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hesti Haris Gelar Sosialisasi Baca Al-Qur’an Praktis di Rumah Al-Qur’an Kanza Al-Mira

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pekerja SPBU Tebeng Laporkan Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Disnaker Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri untuk Masyarakat: Polresta Jambi Bedah Rumah di Dua Kecamatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Jabat Dandim 0415 Jambi, Ini Profil Letkol Inf Putra Negara, S.H.,M.Han

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

JL.H Mochtar, Lr. Tulip, NO 56, RT 70, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Kode Pos 36129
Email : redaksijagratara@gmail.com
Phone / WA : 082229161728

Copyright© 2026 Jagratara
Developed by - APM

No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN