JT.COM – Ajang grasstrack yang digelar di Sabak Trail Circuit, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), tidak hanya memacu adrenalin para pembalap, tetapi juga menghadirkan pesan positif bagi generasi muda.
Salah satunya terlihat dari partisipasi pemuda Suku Anak Dalam (SAD) yang tergabung dalam Adenan Family Racing Team.
Kehadiran para rider muda SAD tersebut mendapat apresiasi langsung dari Kasat Lantas Polres Tanjab Timur, Iptu Meiselin Lobat. Ia menilai partisipasi mereka menjadi bukti bahwa kesempatan berkembang dalam olahraga otomotif terbuka bagi siapa saja.
“Kami sangat mengapresiasi teman-teman Suku Anak Dalam yang mau berkompetisi secara sehat melalui ajang grasstrack. Ini patut dibanggakan karena mereka berani tampil dan memiliki potensi besar,” ujar Iptu Meiselin.
Ia berharap para rider SAD ke depan dapat menjadi duta keselamatan berlalu lintas di komunitas mereka. Menurutnya, hal itu penting khususnya saat Polri tengah melaksanakan Operasi Zebra yang fokus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
“Kami berharap mereka tidak hanya berprestasi di arena balap, tetapi juga menjadi penyampai pesan keselamatan berkendara bagi keluarga dan komunitas SAD. Keteladanan mereka akan lebih mudah diterima masyarakat di sana,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan, Iptu Meiselin membagikan helm kepada para rider SAD. Ia menekankan bahwa hadiah tersebut menjadi simbol pentingnya keselamatan saat berkendara.
“Semoga helm ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus selalu diutamakan. Kami ingin mereka menularkan budaya tertib lalu lintas kepada sesama,” ujarnya.
Keterlibatan pemuda SAD dalam dunia grasstrack menjadi bukti bahwa pembinaan yang tepat mampu membuka jalan bagi prestasi olahraga, terlepas dari latar belakang suku maupun budaya. Adenan Family Racing Team berperan sebagai wadah pembinaan yang mengenalkan olahraga otomotif kepada pemuda SAD.
Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Muslimin Tanja, juga memberikan apresiasi atas keikutsertaan rider SAD dalam kejuaraan yang memperebutkan Piala Bupati.
“Kami sangat mengapresiasi keikutsertaan para rider Suku Anak Dalam. Ini bentuk positif dari pembinaan dan semangat generasi muda menyalurkan hobi secara tepat dan terarah,” ujar Muslimin.
Gelaran grasstrack tersebut kembali menegaskan bahwa olahraga dapat menjadi sarana pembinaan karakter serta mendorong generasi muda menjauhi kegiatan negatif sekaligus melahirkan atlet potensial. (Us)
















Discussion about this post