JT.COM – Tugu Keris Siginjai Sakti kini menjadi ikon wisata baru sekaligus simbol kebanggaan masyarakat Kota Jambi. Monumen yang berlokasi di kawasan pusat kota ini tak hanya menarik perhatian wisatawan dari dalam maupun luar daerah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitarnya.
Para pelaku UMKM di kawasan Tugu Keris Siginjai Sakti merasakan peningkatan pendapatan seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung. Beragam produk lokal, mulai dari kuliner khas Jambi hingga kerajinan tangan, menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang datang menikmati suasana malam di area tersebut.
Keberadaan tugu ini sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Jambi Sy Fasha dan Wakil Wali Kota Maulana, yakni menciptakan Kota Jambi yang bahagia dan sejahtera melalui pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Kawasan Tugu Keris Siginjai Sakti bukan hanya menjadi ikon kebanggaan, tetapi juga pusat ekonomi rakyat. Kami terus berupaya meningkatkan fasilitas dan kenyamanan bagi pengunjung,” ujar Maulana dalam keterangannya.
Selain menjadi destinasi rekreasi, kawasan ini juga dikembangkan sebagai ruang publik yang nyaman bagi masyarakat. Pengunjung dapat menikmati keindahan arsitektur tugu, pertunjukan air mancur menari, hingga pemandangan lampu warna-warni yang mempercantik suasana malam hari.
Dengan terus meningkatnya arus wisatawan, Tugu Keris Siginjai Sakti diharapkan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi lokal. Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus memperbaiki sarana dan prasarana agar kawasan wisata ini semakin representatif dan ramah pengunjung.
“Kami ingin menjadikan Tugu Keris Siginjai Sakti sebagai wajah baru pariwisata Kota Jambi yang mencerminkan semangat, budaya, dan kreativitas masyarakat,” tambahnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat, kawasan ini diharapkan dapat terus tumbuh menjadi destinasi unggulan yang memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi Jambi ke tingkat nasional. (Stp)
















Discussion about this post