• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Senin, 22 Juni 2026
Jagratara
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM

Menunggu Kepastian di Tengah Ketidakpastian

Redaksi by Redaksi
07/03/2026
in OPINI
0
Ilustrasi seseorang yang Menunggu Kepastian di Tengah Ketidakpastian (Dok. pixabay)

Ilustrasi seseorang yang Menunggu Kepastian di Tengah Ketidakpastian (Dok. pixabay)

PostTweetShareScan

Senja turun perlahan di sebuah sudut kota. Langit berubah warna dari biru pucat menjadi jingga keemasan. Di sebuah warung kopi sederhana di pinggir jalan, seorang pria duduk sendirian. Di hadapannya, secangkir kopi yang mulai dingin dan sebuah ponsel yang sejak tadi tak lepas dari genggamannya.

Namanya Raka.

Baca juga

Wakabaintelkam Polri Nanang Rudi Supriatna mengumumkan pembentukan satgas, di Bareskrim Polri, Senin (20/4/2026). (Foto:yola)

Polri–Kementerian Haji Bentuk Satgas, Haji Ilegal Disikat

20/04/2026
Tim penyidik Kejati Jambi mengawal tersangaka dugaan korupsi pengadaan lahan jalan akses Pelabuhan Ujung Jabung di Gedung Kejati Jambi, Senin (20/4/2026). (Dok. Nahar)

Dugaan Korupsi Lahan Pelabuhan Ujung Jabung, 5 Saksi Diperiksa Kejati Jambi

20/04/2026

Dies Natalis ke-63 UNJA, Mahfud MD Dijadwalkan Jadi Pembicara Utama

20/04/2026

Empat Lifter Jambi Sabet 5 Emas di Kejurnas Angkat Besi Bandung 2026

20/04/2026

Polri–PBB Perkuat Misi Damai, Keselamatan Personel Jadi Prioritas

20/04/2026

Antisipasi Gangguan Malam Hari, Polres Tanjab Timur Laksanakan Patroli Blue Light

20/04/2026

Sudah hampir satu jam ia duduk di kursi yang sama. Sesekali matanya menatap layar ponsel, berharap muncul pesan yang ia tunggu sejak pagi. Setiap kali layar menyala, jantungnya berdetak sedikit lebih cepat. Namun berkali-kali pula harapannya pupus karena notifikasi yang muncul hanyalah iklan atau pesan dari grup yang tak terlalu penting.

Menunggu ternyata tidak sesederhana kelihatannya.

Bagi banyak orang, menunggu adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Menunggu lampu lalu lintas berubah hijau, menunggu antrean di kasir, atau menunggu kendaraan datang di halte. Namun ada jenis penantian lain yang jauh lebih berat: menunggu kepastian tentang masa depan.

Itulah yang sedang dialami Raka.

Beberapa bulan terakhir hidupnya berubah cukup drastis. Perusahaan tempat ia bekerja selama lima tahun melakukan pengurangan karyawan. Dalam satu hari, rutinitas yang selama ini ia jalani tiba-tiba berhenti. Meja kerja yang dulu selalu ia tempati kini hanya tinggal kenangan.

Sejak saat itu, Raka menjalani hari-harinya dengan cara berbeda. Pagi hari ia membuka laptop, menelusuri berbagai lowongan pekerjaan, lalu mengirim lamaran ke banyak perusahaan. Beberapa di antaranya memanggilnya untuk wawancara. Namun sejauh ini, belum ada yang benar-benar memberikan jawaban pasti.

Hingga akhirnya, seminggu lalu sebuah perusahaan menghubunginya kembali.

Wawancara berjalan cukup lancar. Pihak perusahaan mengatakan keputusan akhir akan diumumkan dalam beberapa hari. Pagi tadi, seorang staf HR mengirim pesan singkat: hasil seleksi akan diberitahukan hari ini.

Sejak itulah Raka menunggu.

Waktu yang biasanya berjalan cepat tiba-tiba terasa lambat. Jam di dinding warung kopi seolah bergerak lebih pelan dari biasanya. Lima menit terasa seperti setengah jam.

Ia mencoba mengalihkan pikirannya dengan membuka berita di ponsel. Namun fokusnya cepat buyar. Pikiran tentang kemungkinan yang akan terjadi terus muncul.

Bagaimana jika ia diterima? Bagaimana jika justru sebaliknya?

Di sekitar Raka, kehidupan berjalan seperti biasa. Beberapa pekerja kantoran singgah untuk minum kopi sebelum pulang. Seorang pedagang kaki lima mendorong gerobaknya melewati trotoar. Suara kendaraan yang melintas menciptakan irama kota yang tidak pernah benar-benar berhenti.

Semua orang tampak memiliki arah.

Namun bagi seseorang yang sedang menunggu, waktu terasa seperti berhenti di satu titik.

Raka memandang jalan di depannya. Lampu-lampu kendaraan mulai terlihat lebih terang seiring datangnya malam. Udara juga mulai terasa lebih sejuk.

Ia teringat masa kecilnya di kampung.

Dulu, setiap akhir pekan ia sering menunggu ayahnya pulang dari bekerja di kota. Ayahnya biasa datang menjelang malam dengan membawa cerita baru. Kadang membawa buah tangan sederhana, kadang hanya membawa senyuman lelah.

Sebagai anak kecil, penantian itu terasa menyenangkan. Ia selalu percaya ayahnya pasti pulang.

Namun ketika dewasa, ia menyadari tidak semua penantian memiliki kepastian seperti itu.

Ada penantian yang berakhir bahagia, tetapi ada pula yang hanya meninggalkan pelajaran tentang kesabaran.

Seorang pelayan warung datang membawa segelas air putih. Raka mengucapkan terima kasih sambil tersenyum tipis. Ia kembali menyesap kopinya yang sudah tidak terlalu panas.

Di meja sebelah, dua orang mahasiswa sedang berdiskusi tentang tugas kuliah. Di sudut ruangan, seorang pria paruh baya membaca koran dengan serius.

Pemandangan sederhana itu membuat Raka sadar bahwa setiap orang mungkin sedang menghadapi penantiannya sendiri.

Seorang mahasiswa menunggu kelulusan.
Seorang pekerja menunggu kenaikan gaji.
Seorang pedagang menunggu dagangannya laku.

Penantian hadir dalam berbagai bentuk.

Bedanya hanya pada seberapa besar pengaruhnya terhadap hidup seseorang.

Raka kembali memeriksa ponselnya. Layar masih kosong dari pesan yang ia harapkan. Ia menarik napas panjang.

Teknologi telah membuat banyak hal menjadi lebih cepat. Informasi bisa dikirim dalam hitungan detik. Jarak terasa semakin pendek karena komunikasi dapat dilakukan kapan saja.

Namun ada satu hal yang tetap sama sejak dulu: rasa gelisah saat menunggu.

Dulu orang menunggu kabar melalui surat yang datang berhari-hari bahkan berminggu-minggu kemudian. Kini pesan dapat sampai dalam sekejap, tetapi rasa cemas tetap tidak berubah.

Menunggu memang bukan sekadar soal waktu.

Ia adalah pertemuan antara harapan dan ketidakpastian.

Langit di luar warung kini benar-benar gelap. Lampu-lampu jalan menerangi trotoar dan kendaraan yang melintas. Suasana warung kopi semakin ramai oleh orang-orang yang datang untuk bersantai.

Raka masih duduk di tempat yang sama.

Ia sebenarnya bisa pulang dan menunggu di rumah. Namun entah mengapa, suasana warung yang ramai membuat penantiannya terasa sedikit lebih ringan.

Beberapa menit kemudian, ponselnya bergetar.

Refleks Raka langsung melihat layar.

Sebuah pesan baru muncul di bagian atas.

Jantungnya berdetak lebih cepat. Tangannya sempat berhenti sebelum membuka pesan tersebut.

Ada perasaan aneh yang sulit dijelaskan. Ia ingin segera mengetahui isi pesan itu, tetapi sekaligus takut membaca jawabannya.

Karena dalam satu pesan singkat itu mungkin tersimpan keputusan yang akan memengaruhi langkah hidupnya selanjutnya.

Namun pada akhirnya, setiap penantian selalu berujung pada satu hal yang sama: seseorang harus berani mengetahui jawabannya.

Raka menarik napas dalam-dalam.

Perlahan ia membuka pesan tersebut.

Di luar warung kopi, kehidupan kota terus berjalan seperti biasa. Kendaraan tetap melintas, orang-orang terus datang dan pergi, dan malam semakin larut.

Sementara bagi Raka, beberapa detik itu terasa seperti jeda panjang yang menentukan arah hidupnya.

Karena menunggu bukan hanya tentang waktu yang berlalu.

Menunggu adalah tentang bagaimana seseorang menjaga harapan, menghadapi kemungkinan, dan menerima kenyataan yang akhirnya datang.

Dan dalam hidup, sering kali justru penantian itulah yang mengajarkan manusia arti kesabaran yang sesungguhnya.

Penulis Brata Zero 

Previous Post

BPN Benteng Ikut Sosialisasi Lahan Hutan

Next Post

Safari Ramadhan di Sungai Penuh, Gubernur Al Haris Tekankan Sinergi Percepatan Pembangunan Daerah

Artikel lainnya

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Jambi dan Ketahanan Pangan: Dari Ketergantungan Menuju Kekuatan Strategis Sumatera

by Redaksi
20/04/2026
Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Mengejar Asa: Menjadikan Jambi Memiliki Peran Strategis di Sumatera

by Redaksi
15/04/2026
Prof. Mukhtar Latif (dok. Penulis)
OPINI

Kebijakan Hilirisasi: Keputusan Cerdas Akselerasi Pembangunan Daerah

by Redaksi
08/04/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

Dari Penataan Menuju Validasi: Menguji Desain Fiskal Daerah

by Redaksi
02/04/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

Menimbang Kembali Desain Fiskal Daerah dalam Arsitektur UU HKPD

by Redaksi
01/04/2026
Nanda Herlambang, S.H., M.H. (Dok. Penulis)
OPINI

Al Haris Tunjukkan Kepemimpinan Inovatif di Tengah Krisis Global dan Tekanan Fiskal Daerah

by Redaksi
01/04/2026
Next Post
Gubernur Jambi Al Haris memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi di Masjid Nurul Iman, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Sabtu (7/3/2026) malam.(Dok, Erit)

Safari Ramadhan di Sungai Penuh, Gubernur Al Haris Tekankan Sinergi Percepatan Pembangunan Daerah

Bupati Blitar Rijanto (tengah) bersama unsur Forkopimda dan tokoh agama menghadiri Upacara Melasti Tahun 2026 yang digelar umat Hindu di Pantai Jolosutro, Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Minggu (8/3/2026). (Dok. Edi)

Bupati Blitar Hadiri Upacara Melasti 2026 di Pantai Jolosutro, Tegaskan Dukungan Pemkab untuk Kegiatan Keagamaan

Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Ichsan Nur menyampaikan sambutan pada acara buka puasa bersama awak media dan anak-anak Panti Asuhan Al-Mubarok di Hotel Madeline, Sabtu (7/3/2026). (Dok. Yola)

Bidhumas Polda Bengkulu Buka Puasa Bersama Awak Media dan Anak Panti

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online (ojol) dan buruh kamtibmas 'Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae' di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Minggu (8/3/2026). (Foto/yl)

Pimpin Apel Ojol-Buruh di Sumsel, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan hingga Stabilitas Nasional

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si. membagikan sembako dan stiker Hotline Polri 110 kepada para pengemudi ojek online (ojol) di Kota Bengkulu, Jumat (6/3/2026). (Foto:Yl)

Kapolda Bengkulu Bagikan Sembako dan Stiker Hotline 110 untuk Ojol

Discussion about this post

Iklan

Populer

  • Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris menyerahkan draf buku Pantun Melayu Jambi kepada Gubernur Jambi Al Haris pada acara pencanangan Gerakan Jambi Berpantun yang berhasil meraih Rekor MURI. (Dok. Erit- Kominfo)

    Inisiatif TP PKK Jambi, Gerakan Berpantun Pecahkan Rekor MURI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Keagungan Melayu Warnai Peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abdul Rahman Buka Suara Dugaan Penganiayaan Prof Wahyu: Ini Proses Akademik, Bukan Konflik Pribadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Pungli Dana KIP Kuliah Rp100 Juta, Integritas Akademik UNIB Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Boleh Rangkap Jabatan, P3K di Desa Kerinci Diminta Tentukan Pilihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuasa Tanpa Etika di Ruang Privat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hesti Haris Gelar Sosialisasi Baca Al-Qur’an Praktis di Rumah Al-Qur’an Kanza Al-Mira

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pekerja SPBU Tebeng Laporkan Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Disnaker Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri untuk Masyarakat: Polresta Jambi Bedah Rumah di Dua Kecamatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Jabat Dandim 0415 Jambi, Ini Profil Letkol Inf Putra Negara, S.H.,M.Han

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

JL.H Mochtar, Lr. Tulip, NO 56, RT 70, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Kode Pos 36129
Email : redaksijagratara@gmail.com
Phone / WA : 082229161728

Copyright© 2026 Jagratara
Developed by - APM

No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN