JT.COM – Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menegaskan komitmen kepolisian untuk meningkatkan pengamanan di sektor perkebunan, menyusul meningkatnya kasus pencurian tandan buah segar (TBS) di sejumlah wilayah. Hal itu disampaikan saat menerima silaturahmi manajemen PTPN IV Regional 4 pada Jumat (21/11/2025) di Mapolda Jambi.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda memerintahkan jajarannya memperkuat langkah preventif dan respons cepat terkait laporan pencurian TBS yang kerap merugikan perusahaan dan berdampak pada ekonomi masyarakat.
“Kami siap meningkatkan patroli, mempercepat penanganan laporan, dan memperkuat koordinasi dengan perusahaan untuk menciptakan lingkungan yang aman,” ujar Irjen Pol Krisno.
Kapolda menekankan bahwa tindak pencurian TBS bukan sekadar kejahatan biasa, tetapi gangguan yang dapat memengaruhi kelancaran industri sawit—sektor penting bagi perekonomian Jambi.
“Kejahatan seperti ini tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga dapat menghambat roda ekonomi masyarakat. Kami ingin memastikan Jambi tetap menjadi wilayah yang aman bagi investasi,” tegasnya.
Sementara itu, Region Head PTPN IV Regional 4 Khayamuddin Panjaitan menyampaikan apresiasi atas dukungan Polda Jambi dalam menjaga keamanan operasional perusahaan.
“Kehadiran Polda Jambi melalui pengamanan yang lebih intensif sangat membantu kami dalam melindungi aset perusahaan. Sinergi ini penting untuk keberlanjutan industri sawit,” ujarnya.
PTPN IV menilai koordinasi yang terstruktur antara perusahaan dan aparat kepolisian diperlukan untuk menekan maraknya pencurian TBS di lapangan. Selain penindakan, pendekatan pencegahan dan komunikasi lapangan menjadi fokus kedua pihak dalam kolaborasi pengamanan.
Pertemuan tersebut diharapkan memperkuat efektivitas penegakan hukum dan menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi karyawan serta masyarakat sekitar. Polda Jambi menegaskan akan terus meningkatkan dukungan terhadap sektor strategis seperti perkebunan kelapa sawit. (Nhr)
















Discussion about this post