JT.COM – Polisi turun langsung ke sekolah. Kapolsek Ratu Agung AKP Ayu Sekar Sari Kuraisinmemimpin pembinaan pelajar di SMPN 15 Kota Bengkulu, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini menyasar pencegahan kenakalan remaja, khususnya maraknya geng motor di kalangan pelajar.
Kapolsek bertindak sebagai inspektur upacara. Ia menyampaikan pesan tegas kepada seluruh siswa agar menjauhi geng motor dan pergaulan negatif.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kanit Binmas IPTU Sinaga dan Bhabinkamtibmas Brigpol Eki Adi Prawinata.
“Geng motor bukan gaya kita. Fokuslah pada pendidikan dan masa depan,” tegas AKP Ayu di hadapan siswa.
Dalam pembinaan itu, polisi juga mengingatkan konsekuensi hukum dari tindakan kriminal.
Mulai dari penganiayaan, pengeroyokan, hingga kepemilikan senjata tajam ilegal dijelaskan secara terbuka.
“Setiap pelanggaran ada konsekuensi hukum. Jangan sampai masa depan rusak karena salah pergaulan,” ujarnya.
Selain itu, siswa diajak tertib berlalu lintas, menjauhi tawuran, dan menggunakan media sosial secara bijak.
Polisi juga mengingatkan agar pelajar segera melapor jika menemukan aktivitas geng motor melalui layanan 110.
Melalui slogan “Geng Motor Bukan Gaya Kito”, siswa didorong membangun karakter disiplin dan berprestasi.
Kapolsek juga menegaskan pentingnya menaati aturan sekolah, termasuk larangan merokok di lingkungan pendidikan.
Kasi Humas Polresta Bengkulu IPTU Endang Sudrajat menegaskan kegiatan ini bagian dari langkah preventif kepolisian.
“Pembinaan ini penting agar pelajar tidak terjerumus dalam geng motor maupun tawuran. Kami ingin mereka tumbuh disiplin dan taat hukum,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung aman dan mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala sekolah, guru, hingga staf menyambut positif kehadiran polisi dalam pembinaan siswa. (Yl)















Discussion about this post