JT.COM – Kapolda Bengkulu, Mardiyono, turun langsung ke Pulau Enggano. Kunjungan kerja selama dua hari, 14–15 April 2026, menegaskan komitmen Polri hadir hingga wilayah terluar.
Setibanya di Bandara Enggano, Kapolda disambut tarian adat dan pengalungan kalung khas.
Ia kemudian melaksanakan salat berjamaah di Masjid Babussalam dan menyerahkan bantuan ambal serta jam digital.
Dalam prosesi adat, Mardiyono resmi dikukuhkan sebagai warga kehormatan Suku Kaitora. Momen ini memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat adat.
Kapolda berdialog dengan tokoh masyarakat dan kepala suku. Ia menjelaskan peluang rekrutmen Polri bagi generasi muda Enggano melalui jalur afirmasi, prestasi, hingga talent scouting.
“Kami ingin masyarakat Enggano merasakan kehadiran Polri, termasuk membuka peluang bagi generasi muda,” tegasnya.
Kapolda juga meninjau bakti kesehatan dan bakti sosial. Warga mendapat layanan pemeriksaan gratis serta bantuan langsung.
Program bedah rumah dimulai di Desa Meok. Kapolda melakukan peletakan batu pertama sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
Komitmen lingkungan turut ditunjukkan. Sebanyak 500 bibit kelapa ditanam dan 50 tukik dilepas di Pantai Enggano.
“Kita jaga alam Enggano agar tetap lestari untuk generasi mendatang,” ujar Mardiyono.
Agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke Danau Bak Blau dan Polsek Enggano. Kapolda juga menyerahkan bantuan sarana kebersihan dan ibadah.
Kunjungan ini mempertegas kehadiran Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.
Sinergi dengan warga diharapkan terus terjalin untuk menjaga keamanan dan meningkatkan kesejahteraan di Enggano. (Yl)
















Discussion about this post