JT.COM – Kapolda Bengkulu Mardiyono tampil sebagai narasumber dalam program “Jurnal Nusantara” di Kompas TV, Senin (30/3/2026).
Ia memaparkan keberhasilan Operasi Ketupat Nala 2026 yang dinilai berjalan aman dan kondusif.
Wawancara berlangsung live dari ruang kerja Kapolda dan dipandu presenter Glenys Octania.
Kapolda menegaskan, kunci utama keberhasilan operasi terletak pada kolaborasi lintas sektor.
“Sinergi Polri, TNI, dan masyarakat menjadi faktor utama. Kami juga memperkuat pengawasan di titik rawan dan pos pengamanan,” ujar Mardiyono.
Ia menjelaskan, strategi pengamanan difokuskan pada kawasan ramai, termasuk objek wisata.
Petugas meningkatkan patroli dan menggandeng pengelola wisata serta masyarakat.
“Kami dorong kesadaran bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.
Kapolda mengakui cuaca tidak menentu menjadi tantangan selama operasi berlangsung.
Namun, personel tetap siaga dengan pemantauan intensif dan koordinasi lintas instansi.
“Kami pastikan seluruh personel siap menghadapi situasi di lapangan,” tegasnya.
Selain keamanan, Polda Bengkulu juga terlibat dalam menjaga lingkungan, khususnya kawasan pantai.
“Kami aktif dalam kegiatan bersih pantai melalui program Gerakan ASRI dan edukasi masyarakat,” jelas Mardiyono.
Meski Operasi Ketupat Nala telah berakhir, Polda Bengkulu tetap melanjutkan pengawasan.
“Kami terus melakukan pemantauan dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengamanan ke depan,” tutupnya.
Program ini diharapkan memberi informasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian. (Humas Polda/Yl)
















Discussion about this post