JT.COM – Berboncengan menggunakan sepeda motor menjadi aktivitas yang sering dilakukan masyarakat dalam keseharian. Namun, posisi duduk dan cara berboncengan yang tidak tepat dapat memengaruhi keseimbangan kendaraan serta konsentrasi pengendara di jalan.
Tim Safety Riding Honda Sinsen mengingatkan bahwa penumpang memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan selama perjalanan. Karena itu, penumpang perlu memahami posisi duduk yang benar serta menggunakan perlengkapan berkendara yang memadai.
Assistant Manager Marketing Communication PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), Frank Setia, mengatakan edukasi keselamatan berkendara tidak hanya ditujukan kepada pengendara, tetapi juga kepada penumpang.
“Keselamatan berkendara adalah tanggung jawab pengendara dan juga yang dibonceng. Karena itu, penting memahami posisi berboncengan yang benar agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujar Frank.
Berikut beberapa tips aman saat berboncengan yang dibagikan tim Safety Riding Honda Sinsen:
1. Duduk Menghadap Lurus
Penumpang disarankan duduk menghadap lurus sejajar dengan pengendara. Duduk menyamping atau miring dapat mengganggu keseimbangan sepeda motor, terutama saat kendaraan berbelok.
2. Posisi Tangan yang Tepat
Penumpang dapat memeluk ringan pengendara atau memegang bagian samping jaket pengendara untuk menjaga keseimbangan. Hindari memegang besi belakang motor karena tubuh bisa menjadi kurang stabil saat kendaraan bermanuver.
3. Lutut Mengapit Pengendara
Posisi lutut sebaiknya mengapit tubuh pengendara untuk menjaga stabilitas selama perjalanan. Lutut yang terlalu terbuka berpotensi tersenggol kendaraan lain, terutama di jalan yang padat.
4. Kaki Menginjak Footstep
Pastikan kedua kaki menginjak pijakan kaki (footstep) yang tersedia. Membiarkan kaki menggantung berisiko tersangkut saat melewati polisi tidur atau lubang di jalan.
Instruktur Safety Riding Honda Sinsen, Agung, menambahkan bahwa penumpang juga perlu menggunakan perlengkapan berkendara yang memadai.
“Selain teknik berboncengan yang benar, penumpang juga harus menggunakan perlengkapan berkendara seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu untuk meminimalkan risiko cedera,” kata Agung.
Melalui edukasi ini, Sinsen berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan saat berkendara, baik sebagai pengendara maupun penumpang. (us)
















Discussion about this post