JT.COM – Polda Bengkulu menggaungkan gerakan lingkungan besar-besaran melalui program GEMPAR GEMPITA ASRI.
Aksi bersih pantai dan kota digelar serentak di 38 titik se-Provinsi Bengkulu, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan terpusat di Pantai Zakat dan dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Kapolda Bengkulu Mardiyono memimpin langsung aksi tersebut.
Aksi ini melibatkan jajaran Polda, pemerintah daerah, komunitas buruh, ojek online, hingga mahasiswa. Kolaborasi lintas sektor terlihat kuat di lapangan.
Gerakan ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Kapolda menegaskan, kegiatan difokuskan pada kawasan Pantai Panjang dan Pantai Zakat yang dipadati pengunjung saat libur Idulfitri.
“Fokus kami membersihkan sampah pascalibur Lebaran, terutama di kawasan wisata pantai,” ujar Mardiyono.
Ia menjelaskan, program yang awalnya bernama GEMPAR kini berkembang menjadi GEMPAR GEMPITA ASRI. Cakupannya tidak hanya pantai, tetapi juga penataan kota.
“Kini gerakan ini meluas dan digelar serentak di 38 titik di seluruh Bengkulu,” tegasnya.
Polda Bengkulu menilai gerakan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi upaya membangun kesadaran bersama.
“Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin budaya ini terus berlanjut,” kata Kapolda.
Melalui gerakan ini, Bengkulu ditargetkan menjadi daerah yang bersih, tertib, dan nyaman. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program.
Aksi kolaboratif ini diharapkan memicu kebiasaan positif dalam menjaga lingkungan, sekaligus memperkuat citra Bengkulu sebagai daerah yang aman, sehat, resik, dan indah. (Humas Polda/Yl)
















Discussion about this post