JT.COM – Personel Patroli Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bengkulu melaksanakan patroli perairan menggunakan Kapal Polisi XXVII-2005 di sekitar Perairan Pulau Baai, Senin (19/1/2026).
Patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan aktivitas pelayaran di wilayah perairan Bengkulu.
Dalam pelaksanaan patroli, Kapal Polisi XXVII-2005 melakukan sandar dan berhenti mesin di sebuah kapal Tugboat yang tengah lego jangkar di perairan Pulau Baai, tepatnya pada koordinat 03°55.168″S / 102°16.794″E. Pada kesempatan tersebut, personel Ditpolairud Polda Bengkulu melaksanakan kegiatan pembinaan masyarakat (binmas) serta sambang dialogis kepada anak buah kapal (ABK).
Sebanyak empat personel yang bertugas memberikan imbauan langsung kepada ABK agar selalu mengutamakan keselamatan selama berlayar. Petugas mengingatkan pentingnya ketersediaan dan penggunaan alat keselamatan di atas kapal, seperti pelampung dan perlengkapan keselamatan lainnya.
“Perairan Bengkulu merupakan laut lepas yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, sehingga rawan gelombang tinggi dan cuaca ekstrem. Karena itu, ABK diimbau untuk selalu waspada, terutama saat intensitas hujan tinggi,” ujar salah satu personel Ditpolairud saat memberikan pembinaan.
Selain itu, ABK juga diingatkan untuk terus memantau kondisi cuaca sebelum dan selama beraktivitas di laut, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat atau gangguan keselamatan pelayaran.
Melalui kegiatan patroli dan pembinaan ini, Ditpolairud Polda Bengkulu berharap dapat meningkatkan kesadaran keselamatan para pelaut dan awak kapal yang beroperasi di perairan Bengkulu. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat maritim.
Ditpolairud Polda Bengkulu menegaskan patroli perairan dan kegiatan binmas akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di wilayah perairan Bengkulu. (Yl)
















Discussion about this post