JT.COM – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jambi melalui Subdit Bintibsos kembali melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan sebagai bagian dari program rutin “cooling system”.
Kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung program prioritas Polri, khususnya dalam upaya pencegahan radikalisme dan intoleransi di tengah masyarakat.
Dengan mengangkat tema “Mengidentifikasi dan Mengatasi Faktor-Faktor yang Dapat Memicu Radikalisme dan Intoleransi di Wilayah Kota Jambi”, kegiatan ini menyasar para santri dan santriwati di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nurul Khoir, yang berlokasi di Perumahan Bougenville, Kenali Besar, Simpang Rimbo, Kota Jambi.
Penyuluhan dipimpin langsung oleh Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Jambi, AKBP Dr. Dadang D. Karyanto, M.H., M.Pd, mewakili Dirbinmas AKBP Henky Poerwanto, S.I.K., M.M.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dadang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan dan pentingnya menjaga keberagaman.
Beberapa poin utama yang disampaikan dalam penyuluhan antara lain, Meningkatkan kesadaran terhadap bahaya radikalisme dan intoleransi di lingkungan sekitar, Memahami faktor-faktor penyebab munculnya paham radikal, Menguatkan kemampuan kolektif dalam mencegah pengaruh ekstremisme, Menanamkan nilai toleransi, cinta Tanah Air, dan kerukunan antarumat beragama.
“Santri memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sosial di masyarakat. Melalui pendekatan edukatif seperti ini, kami berharap para santri mampu menjadi pelopor dalam menyebarkan semangat toleransi dan persatuan bangsa,” ujar AKBP Dadang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif Polda Jambi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), serta menciptakan lingkungan pendidikan keagamaan yang harmonis dan bebas dari paham ekstrem. (Us)
















Discussion about this post