JT.COM – Rangkaian Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Kota Jambi pada Kamis (27/11/2025) diisi dengan kegiatan visitasi lapangan oleh para wali kota peserta. Salah satu lokasi yang menjadi tujuan kunjungan adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Terpusat Sijenjang, fasilitas strategis milik Pemerintah Kota Jambi dalam pengelolaan lingkungan.
Sebanyak sembilan wali kota dari berbagai daerah di Sumbagsel mengikuti kunjungan tersebut. Rombongan disambut langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, yang memaparkan peran IPAL Sijenjang dalam mendukung peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“IPAL Sijenjang merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam membangun kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Maulana.
Ia menambahkan, kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik antar daerah dalam pengelolaan lingkungan.
“Kami berharap visitasi ini memberi gambaran mengenai upaya yang dilakukan Kota Jambi sehingga dapat menjadi referensi pengembangan di daerah lain,” katanya.
Dalam sesi peninjauan, para peserta meninjau fasilitas utama IPAL, mulai dari unit penyaringan awal (pretreatment), kolam aerasi, hingga proses pengolahan akhir sebelum air dilepas kembali ke lingkungan. Para wali kota juga mendapatkan penjelasan teknis terkait kapasitas layanan, mekanisme operasional, serta rencana pengembangan jaringan perpipaan kota yang menjadi bagian dari program sanitasi berkelanjutan.
Usai berkunjung ke IPAL Sijenjang, rombongan Muskomwil II melanjutkan agenda visitasi ke Kawasan Percandian Muaro Jambi, salah satu situs sejarah terbesar di Asia Tenggara. Di lokasi tersebut, peserta mendapatkan informasi terkait pelestarian kawasan, pengembangan pariwisata, dan kolaborasi pemerintah daerah dengan masyarakat setempat.
Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari agenda Muskomwil II APEKSI Sumbagsel yang tidak hanya membahas isu pemerintahan daerah, tetapi juga memperkenalkan potensi Kota Jambi, baik dalam aspek infrastruktur modern maupun kekayaan sejarah dan budaya. (Stp)
















Discussion about this post