Blitar, Jabungtoday.com – Umat Hindu di wilayah Blitar Raya melaksanakan Upacara Melasti Tahun 2026 di Pantai Jolosutro, Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Minggu (8/3/2026). Kegiatan sakral yang menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi tersebut berlangsung khidmat dan diikuti ratusan umat Hindu dari berbagai wilayah di Kabupaten dan Kota Blitar.
Upacara Melasti merupakan tradisi keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh umat Hindu sebagai prosesi penyucian diri dan alam semesta sebelum memasuki perayaan Nyepi. Salah satu rangkaian utama dalam prosesi tersebut adalah larung sesaji ke laut sebagai simbol pembersihan unsur negatif dan memohon keseimbangan alam.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Blitar, Rijanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, perwakilan Forkopimda, Forkopimcam Wates, Kementerian Agama, Ketua PHDI Kabupaten/Kota Blitar, serta para tokoh dan pemuka agama Hindu.
Ketua PHDI Kabupaten Blitar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Upacara Melasti tahun ini mengusung tema “Vasudaiva Kutumbakam” yang memiliki makna Satu Bumi, Satu Keluarga. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh manusia hidup dalam satu kesatuan dan memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga harmoni kehidupan.
Menurutnya, konsep Vasudaiva Kutumbakam merupakan renungan suci yang mengajarkan bahwa manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendiri. Oleh karena itu, setiap individu memiliki kewajiban untuk saling menghargai sesama, menjaga toleransi antarumat beragama, serta melestarikan alam semesta sebagai sumber kehidupan.
Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat Hindu yang terus menjaga tradisi dan nilai spiritual melalui pelaksanaan Upacara Melasti. Ia juga menilai bahwa kegiatan tahun ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pelaksanaan Melasti tahun ini terlihat mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kekuatan nilai budaya serta spiritual masyarakat Blitar yang patut kita banggakan,” ujar Bupati Rijanto.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus mendukung seluruh kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat dari berbagai agama. Menurutnya, keberagaman yang harmonis merupakan kekuatan penting dalam menjaga persatuan dan kerukunan di daerah.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Blitar bersama masyarakat akan terus berupaya meningkatkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur, khususnya akses menuju tempat-tempat ibadah dan lokasi kegiatan keagamaan. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar.(Edi/Adv)
















Discussion about this post