JT.COM – Pengamanan Festival Tabot 2026 mulai dimatangkan. Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., menerima langsung silaturahmi jajaran Keluarga Kerukunan Tabut Bencoolen (KKT) Provinsi Bengkulu, Senin (23/2/2026), di ruang tamu Kapolda.
Pertemuan tersebut membahas secara khusus persiapan pengamanan Festival Tabot 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 15–25 Juni 2026.
Tahun ini, panitia memusatkan kegiatan di dua titik utama, yakni Lapangan Merdeka sebagai pusat ritual dan atraksi budaya, serta Sport Center sebagai lokasi pasar malam dan hiburan rakyat.
Ketua KKT Bencoolen menyampaikan bahwa pihaknya ingin memastikan pelaksanaan festival berjalan lebih tertib dan aman dibanding tahun sebelumnya.
“Kami datang untuk mempererat silaturahmi sekaligus berkoordinasi. Tahun lalu masih ada sejumlah catatan, terutama pada aspek pengamanan dan pengawasan di lapangan. Tahun 2026 harus lebih baik,” tegas Ketua KKT dalam pertemuan tersebut.
Ia menambahkan, Festival Tabot bukan sekadar agenda seremonial, melainkan warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Bengkulu. Karena itu, keamanan dan kenyamanan pengunjung menjadi prioritas utama.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Bengkulu menegaskan komitmen penuh jajaran kepolisian untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan.
“Pada prinsipnya Polda Bengkulu siap mendukung dan mengamankan seluruh rangkaian Festival Tabot 2026. Ini agenda budaya kebanggaan masyarakat Bengkulu, dan harus kita jaga bersama,” ujar Mardiyono.
Kapolda juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor sejak awal, termasuk dengan pemerintah daerah, panitia pelaksana, dan unsur pengamanan lainnya. Ia menginginkan pola pengamanan yang terukur, antisipatif, dan responsif terhadap potensi gangguan ketertiban.
Festival Tabot sendiri dikenal sebagai salah satu agenda budaya terbesar di Provinsi Bengkulu yang selalu menyedot ribuan pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah. Dengan durasi pelaksanaan selama 10 hari, kegiatan ini membutuhkan pengamanan terpadu, terutama di pusat keramaian dan jalur lalu lintas.
Pertemuan silaturahmi tersebut menjadi langkah awal memastikan Festival Tabot 2026 berjalan aman, tertib, dan sukses, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan komunitas adat sebagai penjaga tradisi. (Humas Polda/Yl)
















Discussion about this post