JT.COM – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jambi, Brigjen Pol. B. Ali, melakukan monitoring dan pengecekan pengamanan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di sejumlah kelenteng dan vihara di Kota Jambi, Selasa (17/2/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan rangkaian ibadah umat Konghucu dan masyarakat Tionghoa di Kota Jambi berlangsung aman dan tertib.
Dalam kegiatan itu, Wakapolda Jambi didampingi sejumlah pejabat utama Polda Jambi, antara lain Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, Karoops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol. Henky Poerwanto, Dirsamapta Polda Jambi Kombes Pol. Mulia Prianto, Dirpamobvit Polda Jambi Kombes Pol. Bachtiar Alponso, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binaga Siregar, serta Wadir Intelkam Ditintelkam Polda Jambi AKBP S. Bagus Santoso.
Adapun lokasi yang dikunjungi meliputi Vihara Sakya Kirti, Kelenteng Hok Kheng Tong, dan Kelenteng Siu Swa Teng di Kampung Manggis, Kota Jambi.
Di setiap lokasi, Brigjen Pol. B. Ali bersama rombongan meninjau langsung pelaksanaan ibadah, kesiapan personel pengamanan, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar area vihara dan kelenteng.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa monitoring tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perayaan Imlek.
“Kegiatan monitoring dan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah perayaan Imlek berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel di lapangan juga sebagai bentuk pelayanan Polri agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman,” ujar Erlan dalam keterangan tertulis.
Ia menambahkan, Polda Jambi bersama jajaran akan terus melakukan pengamanan dan pemantauan situasi selama rangkaian perayaan Imlek berlangsung guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah tersebut.
Dengan monitoring langsung oleh pimpinan, pengamanan diharapkan berjalan optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Imlek dengan tenang. (nhr)
















Discussion about this post