• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Senin, 22 Juni 2026
Jagratara
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM

Halo Stunting: Bagaimana Gerakan Pasca Kenaikan di Jambi

Redaksi by Redaksi
15/11/2025
in OPINI
0
Prof. Dr. Mukhtar Latif, MPd. (Dok. Penulis)

Prof. Dr. Mukhtar Latif, MPd. (Dok. Penulis)

PostTweetShareScan

Oleh: Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd.

Stunting di Provinsi Jambi

Baca juga

Wakabaintelkam Polri Nanang Rudi Supriatna mengumumkan pembentukan satgas, di Bareskrim Polri, Senin (20/4/2026). (Foto:yola)

Polri–Kementerian Haji Bentuk Satgas, Haji Ilegal Disikat

20/04/2026
Tim penyidik Kejati Jambi mengawal tersangaka dugaan korupsi pengadaan lahan jalan akses Pelabuhan Ujung Jabung di Gedung Kejati Jambi, Senin (20/4/2026). (Dok. Nahar)

Dugaan Korupsi Lahan Pelabuhan Ujung Jabung, 5 Saksi Diperiksa Kejati Jambi

20/04/2026

Dies Natalis ke-63 UNJA, Mahfud MD Dijadwalkan Jadi Pembicara Utama

20/04/2026

Empat Lifter Jambi Sabet 5 Emas di Kejurnas Angkat Besi Bandung 2026

20/04/2026

Polri–PBB Perkuat Misi Damai, Keselamatan Personel Jadi Prioritas

20/04/2026

Antisipasi Gangguan Malam Hari, Polres Tanjab Timur Laksanakan Patroli Blue Light

20/04/2026

Stunting merupakan salah satu persoalan pembangunan manusia yang paling krusial di Indonesia, termasuk Provinsi Jambi. Permasalahan ini bukan sekadar isu gizi, tetapi terkait langsung dengan kualitas generasi, produktivitas ekonomi, dan daya saing bangsa.

Data terbaru menunjukkan bahwa prevalensi stunting Provinsi Jambi meningkat signifikan pada tahun 2024, dari 13,5% (2023) menjadi 17,1% (2024). Kenaikan ini menjadi perhatian serius karena menunjukkan perlunya evaluasi mendalam terhadap efektivitas intervensi lintas sektor serta kesiapan infrastruktur kesehatan di daerah.

Stunting berdampak luas terhadap pembangunan. Anak stunting berisiko mengalami hambatan perkembangan kognitif, kecerdasan, gangguan kesehatan kronis, rendahnya kesiapan belajar, hingga rendahnya produktivitas saat dewasa.

Bagi daerah seperti Jambi yang sedang memperkuat fondasi pendidikan, ekonomi kreatif, dan SDM unggul, peningkatan angka stunting tentu menjadi alarm bagi pembuat kebijakan dan seluruh pemangku kepentingan.

Kenaikan prevalensi yang cukup besar di Jambi memunculkan pertanyaan: apakah pendekatan penanganan selama ini sudah menyentuh akar persoalan? Apakah intervensi gizi, pendidikan keluarga, dan upaya pengentasan kemiskinan sudah dilaksanakan secara merata dan berkelanjutan? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang penting dikaji dalam tulisan ini.

Pemahaman Stunting Masyarakat vs Pendidikan dan Kemiskinan

Salah satu tantangan besar dalam penanganan stunting adalah gap pemahaman antara definisi ilmiah stunting dan cara pandang masyarakat. Banyak keluarga masih menganggap stunting hanya sebagai “anak pendek”, padahal secara medis jauh lebih kompleks. Stunting berkaitan dengan failure to thrive sejak masa 1000 hari pertama kehidupan, mencakup kekurangan gizi, pola asuh, kebersihan lingkungan, dan akses kesehatan.

Hubungannya dengan pendidikan sangat jelas: keluarga dengan tingkat pendidikan rendah cenderung kurang memahami kebutuhan gizi seimbang, sanitasi yang benar, serta deteksi dini gangguan tumbuh kembang. Minimnya literasi kesehatan mempengaruhi pengambilan keputusan, terutama pada ibu hamil dan balita.

Kemiskinan menjadi faktor lain yang sangat dominan. Keterbatasan ekonomi menyebabkan kualitas pangan rendah, akses layanan kesehatan terbatas, serta pola hidup kurang sehat. Penelitian modern membuktikan bahwa stunting adalah manifestasi multidimensional, bukan sekadar “kekurangan makan”. Kondisi tempat tinggal, sanitasi lingkungan, hingga kemampuan keluarga mengakses layanan dasar memegang peranan penting.

Dengan demikian, stunting di Jambi bukan hanya persoalan medis, tetapi juga sosial, ekonomi, dan budaya. Hal ini menjelaskan mengapa meskipun berbagai program sudah berjalan, prevalensi masih bisa meningkat.

Konsep Stunting dalam Teori Modern

Kajian modern memahami stunting sebagai fenomena multifaktor yang memerlukan pendekatan lintas ilmu. Beberapa teori penting yang digunakan dalam analisis stunting adalah:

1. The Lifecourse Health Development Theory
Teori ini menekankan bahwa kesehatan seseorang dibentuk sejak masa konsepsi. Kekurangan nutrisi saat kehamilan akan berdampak permanen terhadap perkembangan anak.

2. Human Capital Theory (Becker, 1993)
Kualitas kesehatan anak menentukan produktivitas ekonomi dewasa. Stunting menurunkan kualitas SDM, sehingga berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi daerah.

3. UNICEF Nutrition Framework
Menjelaskan bahwa penyebab stunting terdiri dari immediate causes (gizi dan infeksi), underlying causes (pola asuh, sanitasi, dan pangan), dan basic causes (sosial, ekonomi, budaya, dan kebijakan).

4. Ecological System Theory (Bronfenbrenner)
Perkembangan anak dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, masyarakat, kebijakan, dan sistem kesehatan. Artinya, intervensi harus terintegrasi, bukan parsial.

Konsep-konsep tersebut menunjukkan bahwa pendekatan medis saja tidak cukup. Stunting menuntut kolaborasi pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat secara simultan dan berkelanjutan.

Kasus Penurunan Stunting di Negara Maju: Strategi dan Aksi

Negara-negara maju telah berhasil menurunkan prevalensi stunting melalui strategi holistik yang dapat menjadi inspirasi bagi daerah seperti Jambi.

1. Jepang
Jepang berhasil menekan stunting hingga di bawah 5% melalui intervensi 1000 HPK, pemeriksaan berkala anak, pendidikan gizi sekolah, dan kontrol ketat kualitas pangan.

2. Korea Selatan
Korea mengombinasikan sistem jaminan kesehatan universal, edukasi gizi, dan peningkatan pendapatan masyarakat. Pemerintah melibatkan sekolah dan komunitas lokal sebagai pusat edukasi gizi.

3. Selandia Baru
Penurunan stunting dilakukan dengan mengintegrasikan layanan kesehatan, pendidikan orang tua, dan sistem data terpadu yang memantau perkembangan anak dari lahir hingga remaja.

Dari berbagai negara tersebut, ada pola yang sama:

Intervensi 1000 HPK dijalankan secara disiplin.

1. Edukasi gizi dilakukan massif sejak sekolah dasar.

2. Data tumbuh kembang terintegrasi dan dipantau berkala.

3. Kebijakan kemiskinan dan layanan kesehatan berjalan bersamaan.

4. Model tersebut bisa menjadi acuan untuk menguatkan strategi Jambi dalam menurunkan kembali prevalensi stunting.

Kenaikan stunting di Provinsi Jambi tahun 2024 merupakan lonceng peringatan bagi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat. Stunting bukan hanya persoalan gizi anak, tetapi persoalan besar pembangunan manusia yang menentukan masa depan daerah. Pendekatan yang dilakukan harus bersifat menyeluruh: peningkatan literasi gizi, pemberdayaan keluarga miskin, penguatan sanitasi, serta layanan kesehatan yang mudah diakses.

Belajar dari negara-negara maju, Jambi perlu memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memastikan setiap intervensi berbasis data dan berkelanjutan. Dengan upaya kolektif, prevalensi stunting yang sempat meningkat dapat kembali ditekan, sehingga generasi Jambi tumbuh lebih sehat, cerdas, dan produktif.

Penulis adalah Guru Besar UIN STS Jambi

Previous Post

Dewan Hakim MTQ Ke-54 Dilantik, Wagub Sani Tekankan Integritas Penilaian

Next Post

Polda Bengkulu Jadi Garda Depan Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

Artikel lainnya

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Jambi dan Ketahanan Pangan: Dari Ketergantungan Menuju Kekuatan Strategis Sumatera

by Redaksi
20/04/2026
Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Mengejar Asa: Menjadikan Jambi Memiliki Peran Strategis di Sumatera

by Redaksi
15/04/2026
Prof. Mukhtar Latif (dok. Penulis)
OPINI

Kebijakan Hilirisasi: Keputusan Cerdas Akselerasi Pembangunan Daerah

by Redaksi
08/04/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

Dari Penataan Menuju Validasi: Menguji Desain Fiskal Daerah

by Redaksi
02/04/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

Menimbang Kembali Desain Fiskal Daerah dalam Arsitektur UU HKPD

by Redaksi
01/04/2026
Nanda Herlambang, S.H., M.H. (Dok. Penulis)
OPINI

Al Haris Tunjukkan Kepemimpinan Inovatif di Tengah Krisis Global dan Tekanan Fiskal Daerah

by Redaksi
01/04/2026
Next Post
Dalam podcast eksklusif bersama TribunBengkulu  Kamis (13/10/2025), Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menegaskan komitmen penuh Polda Bengkulu dalam mendukung pelaksanaan program MBG. (Dok.rls)

Polda Bengkulu Jadi Garda Depan Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

Logo Satgas PASTI (Dok. OJK)

Marak Voice Cloning dan Deepfake, Satgas PASTI Minta Masyarakat Lebih Waspada

Personel Ditresnarkoba Polda Jambi memberikan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada siswa SMA Negeri 3 Tebo dalam rangka pencegahan dini di lingkungan sekolah. (Dok, Humas)

Polda Jambi Gencarkan Edukasi Anti Narkoba, Sasar Sekolah di Kabupaten Tebo

IPTU Yeni Malinda, S.H. dari Ditresnarkoba Polda Jambi menyampaikan materi bahaya narkoba kepada ratusan pelajar SMA Negeri 1 Sarolangun dalam kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, Rabu (12/11/2025). (Dok, Humas)

Upaya Preventif Polda Jambi: Sosialisasi Bahaya Narkoba Masuk ke SMA Negeri 1 Sarolangun

Petugas medis dari UPTD Puskesmas Putri Ayu melakukan pemeriksaan kesehatan kepada karyawan PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di Jambi, Rabu (12/11/2025). (Dok. Sinsen)

Wujudkan Lingkungan Kerja Sehat, Sinsen Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Discussion about this post

Iklan

Populer

  • Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris menyerahkan draf buku Pantun Melayu Jambi kepada Gubernur Jambi Al Haris pada acara pencanangan Gerakan Jambi Berpantun yang berhasil meraih Rekor MURI. (Dok. Erit- Kominfo)

    Inisiatif TP PKK Jambi, Gerakan Berpantun Pecahkan Rekor MURI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Keagungan Melayu Warnai Peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abdul Rahman Buka Suara Dugaan Penganiayaan Prof Wahyu: Ini Proses Akademik, Bukan Konflik Pribadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Pungli Dana KIP Kuliah Rp100 Juta, Integritas Akademik UNIB Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Boleh Rangkap Jabatan, P3K di Desa Kerinci Diminta Tentukan Pilihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuasa Tanpa Etika di Ruang Privat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hesti Haris Gelar Sosialisasi Baca Al-Qur’an Praktis di Rumah Al-Qur’an Kanza Al-Mira

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pekerja SPBU Tebeng Laporkan Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Disnaker Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri untuk Masyarakat: Polresta Jambi Bedah Rumah di Dua Kecamatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Jabat Dandim 0415 Jambi, Ini Profil Letkol Inf Putra Negara, S.H.,M.Han

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

JL.H Mochtar, Lr. Tulip, NO 56, RT 70, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Kode Pos 36129
Email : redaksijagratara@gmail.com
Phone / WA : 082229161728

Copyright© 2026 Jagratara
Developed by - APM

No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN