JT.COM – Program Jaringan Gas Bumi (Jargas) di Kota Jambi kembali diperluas. Pemerintah Kota Jambi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang penyediaan dan pendistribusian gas bumi untuk rumah tangga.
Melalui program ini, Kota Jambi akan mendapatkan 13.235 sambungan rumah (SR) baru pada 2025, jumlah terbanyak kedua secara nasional.
Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan penambahan sambungan ini akan memperbesar akses masyarakat terhadap energi yang murah, aman, dan ramah lingkungan.
“Alhamdulillah, Kota Jambi kembali dipercaya Kementerian ESDM untuk menerima 13.235 sambungan rumah tangga. Ini upaya nyata mendorong transisi energi bersih sekaligus mengurangi beban subsidi energi,” kata Maulana.
Dengan tambahan ini, jumlah sambungan jargas di Kota Jambi akan mencapai lebih dari 26 ribu SR. Saat ini, tercatat 13.266 SR sudah terpasang, dan 11.025 SR di antaranya telah aktif digunakan masyarakat.
Menurut Maulana, manfaat jargas tidak hanya menghadirkan energi lebih murah dibanding LPG atau minyak tanah, tetapi juga meningkatkan keamanan karena sistem distribusi gas menggunakan jaringan tertutup.
“Selain menghemat biaya rumah tangga, jargas juga berdampak positif bagi perekonomian daerah dan mendukung misi Kota Jambi Bahagia,” ujarnya.
Penambahan jargas ini sejalan dengan kebijakan nasional transisi energi bersih serta pengembangan energi baru terbarukan (EBT). Pemkot Jambi menegaskan komitmennya mendukung penuh pembangunan infrastruktur energi ramah lingkungan tersebut.
“Pemerintah dan masyarakat Kota Jambi mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Semoga kami terus menjadi bagian penting dalam transformasi energi nasional,” tutup Maulana. (Us)
















Discussion about this post