JT.COM – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jambi menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Karunia SMA-SMP Global School, Jalan Tidore No. 8, Kelurahan Kebun Handil, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Selasa (14/7/2025).
Kegiatan dimulai pukul 11.00 WIB dan berlangsung dalam suasana aman serta kondusif. Peserta terdiri dari siswa-siswi baru jenjang SMP dan SMA, orang tua/wali murid, serta dewan guru. Tercatat, kegiatan diikuti 161 siswa SMP, 97 siswa SMA, 8 guru, dan 3 panitia pelaksana.
Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Jambi, AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, M.H., M.Pd., hadir sebagai narasumber mewakili Dirbinmas AKBP Henky Poerwanto, S.I.K., M.M.
Dalam paparannya, AKBP Dadang menekankan pentingnya peran semua pihak dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari pengaruh negatif.
“Kesadaran kolektif dari semua elemen—siswa, guru, dan orang tua—adalah kunci untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar AKBP Dadang.
Ia menyampaikan materi terkait strategi pre-emtif dalam menjaga Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), pencegahan penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif (nafza), serta bahaya perjudian online yang kian marak di kalangan remaja.
Mengusung tema “MPLS Ramah Membangun Generasi Berkarakter dan Berprestasi,” kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter dan kesadaran hukum sejak dini. Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, MPLS di Global School bertujuan menanamkan nilai disiplin, membangun relasi positif antarsiswa dan guru, serta mendorong pembentukan kepribadian yang kuat.
Dalam sesi penyuluhan, Ditbinmas turut memaparkan dasar hukum terkait perlindungan anak dan perempuan, antara lain, UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, UU No. 23 Tahun 2002 dan UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga serta pasal-pasal KUHP terkait kekerasan, pencemaran nama baik, dan kesusilaan.
AKBP Dadang juga menekankan bahwa pendidikan karakter harus dimulai sejak dini, dengan dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan sosial.
“Pendidikan karakter sejak usia sekolah, disertai peran aktif orang tua dan lingkungan, menjadi benteng utama agar generasi muda terhindar dari pengaruh negatif seperti narkoba dan judi online,” tegasnya menutup penyuluhan. (Nhr)
















Discussion about this post