JT.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, menanggapi rencana kenaikan tarif ojek online (ojol) yang tengah ramai diperbincangkan publik. Ia menekankan pentingnya kebijakan tersebut didasarkan pada kesepakatan yang saling menguntungkan bagi semua pihak.
Al Haris menyatakan bahwa kebijakan tarif ojol tidak bisa diberlakukan secara sepihak tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat, baik pengemudi maupun pengguna jasa.
“Semoga kenaikan tarif ini tidak membebani masyarakat. Jika tarifnya terlalu tinggi, bisa jadi masyarakat akan beralih ke transportasi lain,” ujar Al Haris, Sabtu (12/07/2025).
Menurutnya, penetapan tarif harus memperhatikan keberlanjutan pendapatan mitra pengemudi serta daya beli masyarakat. Ia juga mengingatkan agar peningkatan tarif diiringi dengan perbaikan mutu pelayanan.
“Kita perlu mencari kesepakatan yang saling menguntungkan. Kenaikan tarif harus diimbangi dengan kualitas layanan yang baik,” tegasnya.
Al Haris menekankan bahwa kenyamanan konsumen adalah hal utama. Jika pelayanan tidak memuaskan, masyarakat akan mencari alternatif transportasi lain.
“Masyarakat harus merasa puas dengan layanan yang diberikan. Jika tidak, mereka akan mencari alternatif lain,” pungkasnya. (Yol)
















Discussion about this post