• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Selasa, 23 Juni 2026
Jagratara
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM

Ibadah Qurban Bukti Cinta Terhadap Sesama

Redaksi by Redaksi
09/06/2025
in OPINI
0
Ilustrasi Ibadah Qurban (Dok. Ai)

Ilustrasi Ibadah Qurban (Dok. Ai)

PostTweetShareScan

Oleh : Prof Dr H A Khumaidi Ja’far, S Ag, MH

Hari raya Idul Adha disebut juga hari raya qurban, karena pada hari itu seluruh umat Islam melakukan kegiatan penyembelihan hewan qurban sebagai ibadah kepada Allah SWT.

Baca juga

Wakabaintelkam Polri Nanang Rudi Supriatna mengumumkan pembentukan satgas, di Bareskrim Polri, Senin (20/4/2026). (Foto:yola)

Polri–Kementerian Haji Bentuk Satgas, Haji Ilegal Disikat

20/04/2026
Tim penyidik Kejati Jambi mengawal tersangaka dugaan korupsi pengadaan lahan jalan akses Pelabuhan Ujung Jabung di Gedung Kejati Jambi, Senin (20/4/2026). (Dok. Nahar)

Dugaan Korupsi Lahan Pelabuhan Ujung Jabung, 5 Saksi Diperiksa Kejati Jambi

20/04/2026

Dies Natalis ke-63 UNJA, Mahfud MD Dijadwalkan Jadi Pembicara Utama

20/04/2026

Empat Lifter Jambi Sabet 5 Emas di Kejurnas Angkat Besi Bandung 2026

20/04/2026

Polri–PBB Perkuat Misi Damai, Keselamatan Personel Jadi Prioritas

20/04/2026

Antisipasi Gangguan Malam Hari, Polres Tanjab Timur Laksanakan Patroli Blue Light

20/04/2026

Berqurban merupakan wujud syukur kita kepada Allah SWT atas segala kenikmatan yang telah diberikan kepada kita semua, bahkan apabila kita ingin menghitung nikmat-nikmat Allah SWT yang telah diberikan kepada kita, tentunya kita tidak akan sanggup untuk menghitungnya, hal ini sebagaimana firman Allah SWT yang artinya:

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Mahapengampun lagi Mahapenyayang. (QS An-Nahl ayat 18).

Berdasarkan ayat ini jelas bahwa kita diperintahkan untuk mensyukuri akan nikmat-nikmat Allah SWT yang telah diberikan kepada kita. Salah satu wujudnya kita diperintahkan untuk berkurban, hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam surat al-Kautsar ayat 1-2 yang artinya:

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak, maka dirikanlah sholat karena tuhanmu dan berqurbanlah.”

Ayat ini jelas bahwasanya sebagai wujud syukur, kita diperintahkan untuk mendirikan sholat sembari berkurban, sehingga berdasarkan ayat ini bahwa belum sempurna sholat seseorang sebelum ia berkurban.

Menurut para pakar bahasa Arab, bahwa qurban berarti suatu sarana untuk mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah SWT. Qurban juga bisa didefinisikan sebagai penyembelihan hewan ternak yang dilaksanakan atas perintah Allah SWT pada hari raya idul adha dan hari-hari tasyriq (ayyam al-tasyriq), yakni tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.

Dalam fiqih, qurban dikenal dengan istilah udhhiyyah yang berarti hewan yang disembelih dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT pada hari idul adha sampai akhir hari tasyriq. Bahkan salah satu hikmah berqurban adalah dapat menjauhkan diri dari sifat-sifat kebinatangan.

Adapun hukum ibadah qurban menurut para ahli hukum Islam adalah sunah muakadah, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan bagi orang Muslim yang mampu. Ketentuan mampu di sini tidak selalu identik dengan orang kaya, artinya orang yang berqurban tidak mesti harus kaya.

Dalam pandangan Mazhab Syafii, apabila seseorang masih mempunyai sejumlah uang di luar kebutuhan dan biaya hidupnya pada hari raya idul adha dan tiga hari berikutnya, yakni hari-hari tasyriq (ayyam al-tasyriq), maka baginya telah berlaku kewajiban untuk berkurban. Dan perlu diperhatikan bahwa berqurban itu tidak hanya cukup sekali dalam seumur hidup, tetapi selama memiliki kemampunan, maka setiap tahun kita berkewajiban untuk berkurban.

Berqurban merupakan bukti syiarnya agama Islam, hal ini terbukti seluruh umat Islam menyelenggarakan pemotongan hewan kurban, bahkan berqurban juga bisa sebagai wujud kepedulian kita terhadap sesama manusia, di mana hasil pemotongannya dibagikan kepada orang lain, khususnya fakir dan miskin.

Berqurban juga bisa sebagai bukti ketaatan kita kepada Allah SWT, hal ini sebagaimana gambaran yang dikisahkan nabi Ibrahim dan Ismail, di mana nabi Ibrahim sampai tega mengorbankan anak kesayangannya untuk disembelih (dikorbankan) demi mewujudkan ketaatannya kepada Allah SWT.

Berqurban juga bisa berfungsi sebagai sarana untuk mengurangi akan keburukan-keburukan atau dosa-dosa kita, hal ini sebagaimana hadis Rasulullah SAW yang artinya: “Ketahuilah sesungguhnya kurban-qurban yang kalian lakukan (kurbankan) akan menjadi penyelamat bagi kalian (para pelaku kurban) dari keburukan dunia dan keburukan akhirat ”.

Di sisi lain Rasulullah SAW sangat membenci dan mengancam orang-orang yang tidak mau atau enggan berkurban, hal ini sebagaimana hadis Rasulullah SAW yang artinya: “Barangsiapa yang memiliki kemampuan untuk berqurban tetapi tidak mau berkurban, maka mati sajalah ia sebagai orang Yahudi atau orang Nasrani.”

Dalam hadits yang lain Rasulullah SAW juga bersabda yang artinya: “ Barangsiapa yang memiliki kemampuan untuk berqurban tetapi tidak mau berqurban, maka jangan sekali-kali mendekati tempat sholat kita. ”

Berdasarkan ayat dan hadis Rasulullah SAW tersebut, jelaslah bahwa berqurban memiliki rahasia yang sangat luar biasa, di mana di satu sisi berqurban bisa menjadi penyelamat dari keburukan di dunia dan akhirat, dan di sisi lain berqurban juga bisa menjadi sarana penyempurna ibadah.

Dengan demikian jelaslah bahwa berqurban bisa menjadi sarana sosial sekaligus menjadi sarana ibadah. Untuk itu berqurban jangan hanya dipahami secara tekstual saja, tetapi juga harus dipahami secara konstekstual. Artinya bahwa secara luas berqurban tidak serta merta hanya dapat diwujudkan dalam bentuk pemotongan hewan sebagaimana yang biasa dilakukan setiap hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyriq, tetapi berqurban juga bisa diwujudkan dalam bentuk-bentuk yang lain (seperti harta, tenaga, pikiran/ide, waktu, dan lain-lain).

Hal ini sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang artinya “ Barangsiapa yang mempunyai ilmu, maka berikanlah ilmunya, barangsiapa yang mempunyai harta, maka berikanlah hartnya, dan barangsiapa yang mempunyai kekuatan/tenaga, maka berikanlah kekuatan/tenaganya.

Namun kenyataan dalam masyarakat masih banyak orang-orang yang enggan untuk berkurban, hal ini bukan saja karena mereka tidak tahu akan rahasia pentingnya berkurban, tetapi juga karena memang mereka pelit. Untuk itu perlu adanya sosialisasi yang optimal tentang kesadaran berkurban, baik berqurban dalam bentuk hewan (yang waktunya telah ditentukan), maupun berqurban dalam bentuk-bentuk yang lain, sehingga tidak ada lagi orang yang pelit atau enggan untuk berqurban, yang pada akhirnya kepedulian antar sesama dapat diwujudkan dan dirasakan bersama.

Bahkan di sisi lain ibadah qurban juga bisa sebagai ritual ketundukan sekaligus inspirator pengembangan kesalehan sosial bagi orang Muslim, sehingga ibadah qurban tidak hanya menjadi kegiatan rutinitas yang sifatnya sekedar bagi-bagi daging, melainkan ibadah qurban dapat mengandung 3 (tiga) makna yang dalam yaitu Pertama, ibadah qurban merupakan bentuk kesediaan manusia untuk mengorbankan harta bendanya demi menuju jalan Allah. Kedua, ibadah qurban dilakukan demi membela dan membantu kaum dhuafa’, khususnya fakir dan miskin. Ketiga, ibadah qurban dapat dijadikan spirit atau motivasi untuk menuju kehidupan yang lebih baik.

Dengan demikian ibadah qurban mengandung pesan substansial agar kita selalu termotivasi untuk membantu meringankan penderitaan orang lain, sehingga berqurban adalah bagaimana kita bisa berbagi kepada sesama. Wallahualam bishawab.

Penulis adalah Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI Provinsi Lampung

Previous Post

Masjidil Haram Padat, Jamaah Diminta Tunda Thawaf Ifadah

Next Post

Kondisi Bayi yang Dibuang Memburuk, Kini Dirawat Intensif di RS Bhayangkara

Artikel lainnya

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Jambi dan Ketahanan Pangan: Dari Ketergantungan Menuju Kekuatan Strategis Sumatera

by Redaksi
20/04/2026
Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Mengejar Asa: Menjadikan Jambi Memiliki Peran Strategis di Sumatera

by Redaksi
15/04/2026
Prof. Mukhtar Latif (dok. Penulis)
OPINI

Kebijakan Hilirisasi: Keputusan Cerdas Akselerasi Pembangunan Daerah

by Redaksi
08/04/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

Dari Penataan Menuju Validasi: Menguji Desain Fiskal Daerah

by Redaksi
02/04/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

Menimbang Kembali Desain Fiskal Daerah dalam Arsitektur UU HKPD

by Redaksi
01/04/2026
Nanda Herlambang, S.H., M.H. (Dok. Penulis)
OPINI

Al Haris Tunjukkan Kepemimpinan Inovatif di Tengah Krisis Global dan Tekanan Fiskal Daerah

by Redaksi
01/04/2026
Next Post
Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi dan jajaran RS Bhayangkara Jambi memberikan keterangan pers terkait kondisi bayi perempuan yang ditemukan di Jambi Selatan, Senin (9/6/2025). (Foto: Stepanus)

Kondisi Bayi yang Dibuang Memburuk, Kini Dirawat Intensif di RS Bhayangkara

Para peserta Forum SERASI PHE Jambi Merang berfoto bersama usai diskusi di Musi Banyuasin, Selasa (3/6/2025).(Dok.FJM)

PHE Jambi Merang Gelar Forum SERASI Bersama Stakeholder di Musi Banyuasin

Gubernur Jambi Al Haris dan Wali Kota Jambi Maulana meninjau langsung penertiban PKL di kawasan Pasar Talang Banjar, Selasa (10/6/2025). (Dok.Nahar)

Penataan PKL Dimulai, Gubernur Al Haris Turun Langsung di Talang Banjar

Gubernur Jambi Al Haris menandatangani komitmen bersama pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 di SMKN 1 Kota Jambi, Selasa (10/6/2025). (Dok. Nahar)

Al Haris: Tak Ada Titipan dalam Penerimaan Siswa Baru di Jambi

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly bersama Gubernur Jambi Al Haris dan Wali Kota Maulana memberikan keterangan pers saat penertiban PKL di Talang Banjar, Selasa (10/6/2025).(Dok.Nahar)

Ketua DPRD Jambi Dukung Penertiban PKL Talang Banjar: Warga Diberi Dua Opsi Relokasi

Discussion about this post

Iklan

Populer

  • Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris menyerahkan draf buku Pantun Melayu Jambi kepada Gubernur Jambi Al Haris pada acara pencanangan Gerakan Jambi Berpantun yang berhasil meraih Rekor MURI. (Dok. Erit- Kominfo)

    Inisiatif TP PKK Jambi, Gerakan Berpantun Pecahkan Rekor MURI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Keagungan Melayu Warnai Peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abdul Rahman Buka Suara Dugaan Penganiayaan Prof Wahyu: Ini Proses Akademik, Bukan Konflik Pribadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Pungli Dana KIP Kuliah Rp100 Juta, Integritas Akademik UNIB Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Boleh Rangkap Jabatan, P3K di Desa Kerinci Diminta Tentukan Pilihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuasa Tanpa Etika di Ruang Privat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hesti Haris Gelar Sosialisasi Baca Al-Qur’an Praktis di Rumah Al-Qur’an Kanza Al-Mira

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pekerja SPBU Tebeng Laporkan Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Disnaker Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri untuk Masyarakat: Polresta Jambi Bedah Rumah di Dua Kecamatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Jabat Dandim 0415 Jambi, Ini Profil Letkol Inf Putra Negara, S.H.,M.Han

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

JL.H Mochtar, Lr. Tulip, NO 56, RT 70, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Kode Pos 36129
Email : redaksijagratara@gmail.com
Phone / WA : 082229161728

Copyright© 2026 Jagratara
Developed by - APM

No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
    • BINTAN