Baca juga
JT.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kaur memberikan apresiasi terhadap capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur selama satu tahun kepemimpinan Bupati Gusril Pausi dan Wakil Bupati Abdul Hamid.
Evaluasi ini mengacu pada satu tahun sejak pelantikan kepala daerah secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
Ketua DPRD Kaur Januardi menegaskan lembaganya mendukung penuh berbagai program pembangunan yang telah, sedang, maupun yang akan dijalankan oleh pemerintah daerah.
Menurutnya, DPRD Kaur siap mengawal setiap kebijakan pembangunan agar berdampak langsung bagi masyarakat.
“DPRD memberikan dukungan penuh terhadap program kerja pemerintah daerah. Sinergi antara legislatif dan eksekutif sangat penting untuk kemajuan Kabupaten Kaur,” ujar Januardi, Kamis (5/3/2026).
DPRD Kaur menilai kolaborasi antara eksekutif dan legislatif menjadi faktor utama dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah.
Apalagi, kondisi keuangan negara dan daerah saat ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan program pembangunan.
“Kesinambungan birokrasi dan sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah,” tegas Januardi.
Ia juga mendorong Pemkab Kaur terus menghadirkan ide-ide baru agar program pembangunan tetap berjalan meski menghadapi keterbatasan anggaran.

Dalam catatan DPRD Kaur, sejumlah program strategis sudah mulai berjalan selama setahun terakhir kepemimpinan Gusril Pausi–Abdul Hamid.
Salah satunya adalah pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV dan gardu induk yang memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Kaur.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pembangunan Sekolah Rakyat dengan anggaran mencapai Rp250 miliar.
Program pendidikan tersebut dirancang untuk menyediakan akses pendidikan dasar berkualitas, gratis, dan berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Langkah ini diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan sekaligus memperluas pemerataan pendidikan hingga ke pelosok daerah.
DPRD juga menyoroti program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang telah berjalan di Desa Merpas, Kecamatan Nasal.
Program ini fokus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penataan sarana dan prasarana sektor perikanan dari hulu hingga hilir.
Selain itu, DPRD Kaur turut mendukung program penertiban hewan ternak yang ditargetkan tuntas pada 2026.
Program tersebut dinilai selaras dengan program pembagian bibit sawit gratis kepada masyarakat.
Dengan penertiban ternak liar, masyarakat dapat mengembangkan perkebunan sawit tanpa khawatir tanaman mereka dirusak hewan ternak.
“Program bibit sawit gratis harus dibagikan secara merata agar masyarakat yang ingin berkebun sawit benar-benar mendapatkan bantuan,” pungkas Januardi.
DPRD Kaur berharap sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kaur. (Adv/Supratman)
















Discussion about this post