JT.COM – Kabupaten Mukomuko genap berusia 23 tahun, Selasa (24/2/2026). Momentum hari jadi ini tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi panggung refleksi dan konsolidasi kekuatan untuk mendorong pembangunan yang lebih maju dan menyejahterakan masyarakat.
Rapat Paripurna Istimewa digelar di Gedung DPRD Kabupaten Mukomuko dan dihadiri unsur pimpinan daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen strategis lainnya.
Ketua DPRD Mukomuko, Zamhari, menegaskan bahwa usia 23 tahun merupakan fase penting untuk mengevaluasi arah pembangunan daerah.
“Peringatan hari jadi ini bukan hanya seremonial. Ini saatnya kita melihat apa yang sudah kita capai dan apa yang masih harus kita perbaiki,” tegas Zamhari dalam sambutannya.
Zamhari mengakui, selama lebih dari dua dasawarsa, Mukomuko mencatat sejumlah kemajuan, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan, hingga upaya membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Namun, ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak cepat berpuas diri.
“Tantangan ke depan semakin kompleks. Kita menghadapi persoalan ekonomi, daya saing, dan pemerataan pembangunan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci,” ujarnya.
Zamhari menegaskan, DPRD akan terus mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Dukungan terhadap program pembangunan akan tetap berjalan, tetapi fungsi pengawasan juga diperkuat demi memastikan kebijakan benar-benar berpihak kepada rakyat.
“Kami siap mendukung setiap program yang pro-rakyat. Namun, pengawasan tetap kami jalankan secara objektif dan tegas,” katanya.
Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat dan dunia usaha juga harus diperkuat agar pertumbuhan ekonomi daerah lebih merata dan berkelanjutan.
Hari Jadi ke-23 Kabupaten Mukomuko menjadi momentum mempererat kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah dan DPRD sepakat memperkuat soliditas dalam mendorong program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Mukomuko diharapkan mampu melangkah lebih cepat menuju daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera.
“Usia 23 tahun adalah pijakan untuk melompat lebih jauh. Kita harus bergerak bersama demi masa depan Mukomuko yang lebih baik,” tutup Zamhari. (Dd)
















Discussion about this post