JT.COM – Pengabdian Antonius Moan Boroek (1953–2024) bagi Gereja Katolik di Jambi meninggalkan jejak mendalam bagi umat Paroki St. Teresia. Sosok yang akrab disapa Om Antoni itu dikenal sebagai koster sekaligus pelayan Gereja yang setia menjalankan tugasnya selama puluhan tahun dengan penuh kerendahan hati.
Antonius merupakan perantau asal Flores yang tiba di Sumatra melalui perjalanan laut. Setelah menetap di Jambi, ia aktif terlibat dalam berbagai kegiatan gerejawi dan mendapat kepercayaan dari para pastor Serikat Hati Kudus Yesus (SCJ) untuk membantu pelayanan umat.
Dalam perjalanan pelayanannya, Antonius pernah menjalankan tugas sosial yang cukup berat, termasuk membantu pemindahan makam warga Tionghoa sesuai kebijakan pemerintah saat itu. Tugas tersebut dijalaninya dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Tak hanya itu, Antonius juga berperan sebagai pengajar Pendidikan Agama Katolik di sekolah. Ia tercatat sebagai salah satu tokoh perintis Legio Maria di Kota Jambi. Melalui kelompok ini, Antonius secara rutin mengajak umat berdoa Rosario dengan mengunjungi rumah-rumah warga, khususnya pada bulan Mei dan Oktober.
Dalam menjalankan kegiatan devosi tersebut, Antonius menggendong patung Bunda Maria dan berkeliling dengan berjalan kaki atau bersepeda. Aktivitas ini dilakukannya secara konsisten selama bertahun-tahun dan menjadi bagian penting dalam kehidupan rohani umat Katolik di Jambi.
Di bidang liturgi, Antonius turut membentuk kor Gregorian pertama di Paroki St. Teresia Jambi. Hingga usia lanjut, ia masih aktif membimbing umat dalam nyanyian liturgi Gereja. Penampilannya yang sederhana, dengan pakaian putih yang kerap dikenakan, menjadi ciri khas yang melekat pada dirinya.
Patung Bunda Maria yang dahulu selalu dibawanya kini ditahtakan di Kapel Pondok St. Maria Ratu Rosario 2. Kapel tersebut juga menyimpan dokumentasi perjalanan iman Antonius dan menjadi saksi pengabdiannya dalam mengembangkan kehidupan rohani umat.
Meski kondisi fisiknya menurun seiring bertambahnya usia, Antonius tetap setia mengikuti perayaan Ekaristi dan doa Rosario. Ketekunan dan kesetiaannya menjadikan Antonius sebagai teladan iman dan pengabdian bagi umat Katolik di Jambi.
Anggota Komunitas Jejaring Komsos Jambi, Cris, menyebut Antonius sebagai sosok inspiratif yang memiliki peran penting dalam perkembangan Legio Maria dan pelayanan Gereja di Kota Jambi.
“Almarhum merupakan tokoh inspiratif dan juga saksi sejarah perkembangan Gereja di Jambi. Ia setia mendampingi Pastor Kooijman, SCJ, dalam merintis dan mengembangkan stasi-stasi yang kini telah tumbuh,” ujar Cris, Minggu (25/1/2026).
Cris menambahkan, ia telah mengenal Antonius sejak kecil dan memiliki kedekatan pribadi dengan almarhum.
Antonius Moan Boroek dijadwalkan dimakamkan di Pemakaman Katolik Paal 12 Pondok Meja, Jambi, pada Minggu pukul 12.00 WIB. (Stp)
















Discussion about this post