JT.COM – Menjelang peringatan Hari Senam Tera Indonesia (STI) 2025, jajaran Pengurus Provinsi Senam Tera Indonesia (Pengprov STI) Jambi menggelar rapat koordinasi di bawah pimpinan Ketua STI Jambi, Ratu Munawarohi pada Kamis (6/11/2025).
Rapat tersebut membahas kesiapan teknis dan pembagian tugas panitia untuk memastikan kegiatan yang akan berlangsung di Stadion Tri Lomba Juang KONI Jambi pada 16 September 2025 dapat berjalan lancar dan menarik partisipasi masyarakat luas.
Dalam arahannya, Ratu Munawaroh menegaskan pentingnya sinergi seluruh panitia agar acara dapat terselenggara dengan tertib dan memberi dampak positif bagi masyarakat.
“Saya ingin semua panitia berkoordinasi dengan baik sesuai divisi masing-masing. Tujuan kita bukan hanya sukses acara, tapi juga memperkenalkan senam tera sebagai gaya hidup sehat bagi masyarakat Jambi,” ujar Ratu.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana sosialisasi dan regenerasi bagi penggiat senam tera di daerah. Selain meningkatkan kesadaran pentingnya olahraga, peringatan ini juga menjadi wadah untuk memperluas jaringan organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Acara Hari Senam Tera Indonesia 2025 akan diisi dengan senam massal, bazar UMKM lokal, serta pengenalan senam tera dan taichi kepada masyarakat, termasuk kalangan pelajar dan mahasiswa.
Bazar UMKM akan menjadi bagian dari dukungan STI Jambi terhadap pengembangan ekonomi lokal, sementara senam massal diharapkan menjadi daya tarik utama untuk mendorong masyarakat berpartisipasi aktif.
“Senam tera bukan sekadar olahraga, tapi juga cara menyeimbangkan tubuh dan pikiran. Kami ingin menjadikan ini gerakan bersama untuk hidup sehat dan bahagia,” kata Ratu.
Kegiatan tersebut juga akan dihadiri oleh instruktur profesional, tokoh olahraga, dan calon ketua STI kabupaten/kota se-Provinsi Jambi sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi di daerah.
Melalui momentum ini, STI Jambi berharap Senam Tera Indonesia semakin dikenal dan menjadi pilihan utama masyarakat untuk menjaga kebugaran jasmani serta kesehatan mental secara berkelanjutan. (us)
















Discussion about this post