JT.COM – Sejumlah mahasiswa Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi menginisiasi program pemberdayaan masyarakat yang menyasar kelompok nelayan dan warga Desa Majelis Hidayah, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Program ini menggabungkan pendekatan teknologi digital dan edukasi kesehatan untuk menciptakan masyarakat pesisir yang sehat dan produktif.
Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat dan Kelompok Nelayan Sehat Produktif Berbasis Aplikasi Digital” itu merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak (PM-BEM) yang mendapat hibah DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2025. Pelaksanaan berlangsung sejak 1 Oktober hingga 15 November 2025.
Program ini diketuai oleh Faridah, S.Pd., S.Kep., M.Kes., dengan dukungan tim dosen Tina Yuli, Fatmawati, S.K.M., M.Kes., dan Wanti Hasmar, S.St., M.Or.. Sebanyak 20 mahasiswa lintas program studi meliputi Keperawatan, Gizi, Kebidanan, dan Fisioterapi turut berperan dalam kegiatan tersebut.
“Kami ingin membangun kesadaran hidup sehat sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujar Faridah, koordinator program, Senin (27/10/2025).
Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas produksi hasil tangkap laut, memperkuat kesadaran kesehatan masyarakat, serta memperbaiki pengelolaan lingkungan sesuai prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).
Selain pelatihan digital marketing bagi nelayan dan pelaku UMKM, tim UBR juga melakukan edukasi gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan, layanan fisioterapi, dan pendampingan ibu hamil. Program ini sekaligus menekan risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan kolesterol tinggi yang kerap terjadi di wilayah pesisir.
Untuk mendukung lingkungan bersih, mahasiswa melakukan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menyediakan tempat sampah terpilah organik dan anorganik. Sekolah setempat juga diajak berpartisipasi dalam kegiatan daur ulang sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Desa Majelis Hidayah, Mulyadi, yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa UBR terhadap masyarakat desanya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Abu Bakar dan Ketua PKK Shofawiyah menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ini karena memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Pelatihan ini membuka wawasan baru bagi kami, terutama dalam pemasaran digital hasil laut dan pengelolaan kesehatan keluarga,” kata Shofawiyah.
Dengan berakhirnya program ini, Universitas Baiturrahim Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi dan kolaborasi lintas disiplin ilmu, sehingga mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi langsung pada kesejahteraan sosial. (Us)
















Discussion about this post