JT.COM – Direktorat Intelkam Polda Jambi menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Optimalisasi Peran Dinas Pendidikan dan Guru BP dalam Edukasi Pelajar terhadap Dampak Kenakalan Remaja di Provinsi Jambi”.
Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Ratu Duo Jambi, Jumat (26/9/2025) pukul 08.00 WIB.
FGD diikuti sekitar 120 pelajar perwakilan SMA dan SMK se-Kota dan Provinsi Jambi. Sejumlah narasumber dari instansi pemerintah, akademisi, dan lembaga perlindungan anak hadir untuk memberikan pemaparan.
Narasumber yang hadir antara lain Sumantri dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Asi Noprini, S.Psi., M.H dari UPTD PPA Provinsi Jambi, Dr. Sabri Yanto, S.H., M.H dari Satpol PP Provinsi Jambi, serta Assist. Prof. M. Farisi, LL.M dari Universitas Jambi sekaligus Direktur Pusakademia.
Asi Noprini menekankan pentingnya peran keluarga dalam pencegahan kenakalan remaja. Ia menyebut faktor internal, seperti krisis identitas dan lemahnya kontrol diri, serta faktor eksternal, seperti kurangnya perhatian orang tua, minimnya pemahaman agama, dan pengaruh lingkungan, sebagai penyebab utama.
“Upaya pencegahan harus dimulai dari keluarga, dengan penerapan aturan, komunikasi yang sehat, hingga pendampingan psikologis bila diperlukan,” ujar Asi.
Sementara itu, Dr. Sabri Yanto menjelaskan peran Satpol PP dalam menertibkan remaja yang melanggar aturan, mulai dari balap liar, nongkrong hingga larut malam, hingga geng motor.
“Kami tidak hanya menindak, tetapi juga membina dengan melibatkan sekolah, orang tua, serta lembaga terkait,” jelas Sabri.
Ia menambahkan, Satpol PP rutin melakukan patroli di titik rawan dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menangani anak jalanan.
Narasumber lainnya, Assist. Prof. M. Farisi, menyoroti keterlibatan pelajar dalam unjuk rasa yang berujung anarkis.
“Menyampaikan pendapat tidak harus dengan cara destruktif. Bisa melalui opini di media, seni, mimbar bebas, audiensi, hingga media sosial,” tegas Farisi.
FGD ini menyimpulkan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan ketakwaan, penyampaian pesan positif kamtibmas kepada pelajar, serta peran aktif orang tua dan sekolah dalam mencegah anak terjerumus dalam geng motor dan perilaku menyimpang lainnya.
Direktorat Intelkam Polda Jambi berharap forum ini menjadi wadah memperkuat sinergi antarinstansi dan masyarakat untuk menekan angka kenakalan remaja sekaligus menumbuhkan kecintaan pelajar kepada NKRI. (Nhr)
















Discussion about this post