JT.COM – Pelantikan pengurus Kesatuan Pembaharu Mahasiswa (Kapema) Tanjung Jabung Timur yang berlangsung di Balai Pertemuan Daerah (BPD) Kabupaten Tanjab Timur pada Minggu (21/9/2025), diwarnai aksi empat mahasiswa.
Empat mahasiswa yang diketahui bernama Arjuna, Albi, Diyon, dan Alip tersebut berdiri di tengah acara sambil membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan.
Mereka menyuarakan aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan rusak, fasilitas kesehatan yang belum memadai, hingga kualitas pendidikan yang dianggap masih tertinggal di daerah itu.
Aksi itu dilakukan saat Wakil Bupati Tanjab Timur sedang memberikan sambutan. Mereka menyebut, tuntutan yang disuarakan merupakan keresahan masyarakat yang selama ini jarang mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Kami menuntut pemerintah segera menuntaskan persoalan infrastruktur, terutama jalan lintas yang rusak dan menghambat akses ekonomi masyarakat. Pendidikan dan kesehatan juga perlu menjadi prioritas,” ucap salah satu mahasiswa.
Meski sempat membuat suasana acara berubah tegang, aksi tersebut berjalan tertib hingga mahasiswa kembali duduk setelah menyampaikan aspirasi.
Menurut panitia, aksi mahasiswa itu menjadi catatan tersendiri dalam pelantikan Kapema Tanjab Timur. Selain momentum serah terima jabatan organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat melalui mahasiswa. (Us)
















Discussion about this post